JoSS, SOLO – Jl. Solo-Purwodadi ruas Simpang Joglo hingga pertigaan Sekip Banjarsari ditutup mulai Kamis (4/5/2023) hingga sekitar 15 Juli 2023 mendatang. Penutupan dimulai malam hari pukul 21.00 WIB.
Hal itu diungkapkan oleh Site Manager PT WIKA BKY KSO sekaligus pelaksana proyek rel layang Joglo, Dendy Purbowo.
“Insya Allah Kamis [4/5/2023] malam sekitar pukul 21.00 WIB sudah ditutup total selama 24 jam. Tadi sudah rapat dan sosialisasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar dia kepada wartawan di Kantor Dishub Solo, Rabu (3/5/2023).
Dendy menjelaskan untuk jalur Jl Sumpah Pemuda, Ki Mangunsarkoro maupun Jl Piere Tendean tidak ditutup, masih bisa digunakan untuk melintas kendaraan. Penutupan Jl Solo-Purwodadi sampai kapan, jelas Dendy, diperkirakan akan rampung pada 15 Juli mendatang.
Menurut dia, penutupan itu untuk menyelesaikan erection rangka baja rel layang di sisi utara. Penyelesaian itu sama dengan erection rangka baja di sisi selatan simpang Joglo.
Sehingga, penutupan itu untuk mempermudah alat-alat berat menyelesaikan konstruksi erection rangka baja rel layang Joglo yang diperkirakan akan selesai Oktober 2023.
Hingga saat ini, jelas Dendy, proyek rel layang sudah mencapai sekitar 70 persen dari total pekerjaan rel layang. Penutupan Jl Solo-Purwodadi ini akan dilakukan selama 24 jam dan akan ditempatkan sejumlah petugas untuk mengamankan arus lalu lintas. Selain itu, untuk jalur alternatif, bisa menggunakan Jl. Kerinci, Jl. Bromo Raya, hingga Jl. Sumpah Pemuda.
Dilansir dari solopos.com, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas selama penutupan total Jl Solo Purwodadi, Rabu (3/5/2023) sampai Juli 2023.
Yakni pengendara dari arah Solo melewati ke Jl. Sumpah Pemuda, Jl. Kerinci, Jl. Bromo Raya. Sementara dari arah Purwodadi pengendara dialihkan melewati Jl Kerinci lalu Jl Bromo Raya.
Sementara itu, kondisi persimpangan Jl Solo Purwodadi dan Jl Kerinci terdapat rambu lalu lintas dan tenda. Ada petugas proyek yang berjaga, namun sejumlah kendaraan dari arah Purwodadi tetap melintasi jalan itu sampai simpang Joglo. Mayoritas adalah sepeda motor.
Sementara itu, titik paling padat adalah simpang Joglo. Ada sejumlah polisi serta supeltas yang mengurai kemacetan Selasa siang. (lna)

Leave a Reply