
DALAM kondisi tertentu Anda mungkin membutuhkan kopi saat terbangun di malam hari, mendapati sisa kopi yang anda seduh semalam atau telah tertinggal di meja sepanjang hari dan langsung menyeruputnya.
Apa lagi jika Anda menyeduh kopi secara manual, baik menggunakan french press atau pour over, yang membutuhkan kekuatan ekstra, maka kerja keras itu terlalu sayang jika terbuang sia-sia.
Lagipula kopi sisa tersebut masih belum berubah rasa. Namun, amankah mengonsumsi kopi sisa dan berapa batas waktu aman mengkonsumsinya?
Mengutip Eat This, beberapa ahli kopi dan keamanan makanan mengungkap hal-hal mengenai meminum kopi sisa – dan mengapa mereka merekomendasikan Anda untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
Kalau kopi sisa yang Anda maksud adalah kopi yang telah duduk di meja kantor selama beberapa jam, kamu tidak perlu terlalu khawatir.
“Melihat (jumlah) mikrobanya, sisa kopi relatif aman untuk diminum,” kata Bryan Quoc Le, PhD. “Kopi hitam adalah media yang relatif buruk untuk pertumbuhan mikroba karena tidak ada nutrisi yang tersedia seperti gula atau protein,” imbuhnya seperti dilansir dari Kumparan.
Namun, minum kopi sisa perlu kamu pertimbangkan lagi bila meninggalkannya dalam teko selama satu, bahkan dua hari. Kopi dapat mulai menumpuk sejumlah jamur atau produk sampingannya, yang menurut Dr. Le dapat memengaruhi beberapa individu terkena alergi.
Sedangkan, untuk kopi yang mengandung susu, Anda hanya dapat meninggalkannya dalam suhu ruangan selama dua jam —menurut pedoman keamanan pangan CDC. Juri Barista Internasional, Tuti Mochtar, juga mengungkapkan kalau tidak semua jenis sajian kopi baik untuk diminum kembali usai didiamkan lama, misalnya kopi susu.
“Kalau kopi yang ada susunya kan biasanya dipesan untuk dingin, terus kita bawa-bawa di tas atau dipegang sambil jalan, lama-lama suhunya berubah jadi hangat. Kopi susu itu enggak baik kalau disimpan-simpan, karena ada campuran produk dairy. Jadi, sebaiknya sekali minum saja,” jelasnya.
Meski cenderung aman, salah satu alasan mengapa para ahli merekomendasikan kamu untuk berhenti minum kopi sisa adalah karena rasanya. Dr. Le menjelaskan kalau salah satu aroma utama dalam kopi sangat rentan terhadap oksidasi. Begitu molekul ini teroksidasi, kopi dengan cepat kehilangan aroma dan rasanya.
“Saya tidak akan merekomendasikan minum kopi berumur (lebih dari) sehari hanya karena rasanya. Bahkan jika kamu menyimpannya di lemari es, maka kopi bisa saja kehilangan rasa dan menjadi basi,” ungkap Yuri Brown, barista bersertifikasi.
“Mungkin juga (kopi) menyerap bau dari dapur atau makanan dalam lemari es. Hasilnya,Anda hanya akan mendapatkan secangkir minuman aneh —entah rasanya seperti air terbakar dan berbau lemari es.”
Tidak hanya itu, Anda perlu pertimbangkan pula manfaat kesehatan kopi sisa bila dibiarkan terpapar udara. “Bahan-bahan seperti antioksidan (dalam kopi) dapat terdegradasi seiring waktu,” kata Julien Raby, pendiri dan pemilik Coffee-Works.
Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menyimpan kopi sisa?
Banyak ahli yang menyarankan Anda untuk berhenti menyimpan kopi sisa di suhu ruang, dan segera menyimpannya dalam lemari es. Lemari pendingin memungkinkan penghentian pertumbuhan bakteri, dan Anda dapat minum es kopi sebagai penggantinya.
“Jika kamu menyimpan kopi yang diseduh di lemari es, maka sebaiknya disimpan selama 3-4 hari,” kata Julien. “Kalau sudah disimpan di luar di bawah suhu ruangan, coba habiskan kopi dalam waktu 12-24 jam. Kalau tidak bisa, buang, setelah itu karena sudah tidak bisa diminum lagi,” tambahnya.
Namun, saat Anda masih ingin mengonsumsi kopi yang berkualitas, hindarilah meminum sisa kopi. Caranya sederhana, ya jangan menyeduh terlalu banyak kopi. Dengan ini, kebiasaan minum kopi Anda akan lebih sehat. (lna)

Leave a Reply