
JoSS, BATANG – Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang merupakan wilayah penghasil semangka. Pada musim panen raya tahun ini, sebanyak 32 ton semangka dihasilkan dari lahan petani setempat. Untuk itu pemerintah kecamatan Gringsing menggelar festival buah semangka.
“Festival buah semangka dalam rangka syukuran atas hasil panen buah semangka pada tahun ini. Dalam festival ini, dimeriahkan dengan lomba kontes buah semangka,” kata Ketua Penyuluhan Petani Batang M Ariesna saat ditemui di Pantai Jodo Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (14/5/2023).
Festival buah semangka diikuti oleh 59 peserta yang nanti akan mengonteskan buah semangka hasil dari kebunnya dengan mencari kategori terberat.
“Kontes buah semangka ini dibedakan menjadi dua, yakni semangka merah dan semangka kuning serta juara umum mengambil semangka yang beratnya dari keduanya,” jelasnya. Semangka yang keluar menjadi juara umum beratnya mencapai 12,7 kg per buah semangka merah.
Hadirnya festival buah semangka di Kabupaten Batang menandakan bahwa Kecamatan Gringsing sebagai sentra buah semangka.
“Festival ini memang baru ada pada tahun ini, karena memang dukungan oleh semua pihak dari Pemerintah, Petani dan Sponsor saling berenergi,” tuturnya.
Saat ini para Petani di Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang sedang panen buah semangka dengan hasil yang bagus.
Hasil panen setiap tahunnya diperkirakan 25 ton hingga 32 ton per hektar. Karena memang buah semangka di Kabupaten Batang siklus panennya mulai bulan Februari sampai Mei.
Ada tiga desa di Kecamatan Gringsing yang memiliki potensi untuk penanaman buah semangka yaitu di Desa Sidorejo, Desa Yosorejo dan Desa Krengseng dengan luas lahan 1.800 hektar dan dikelola oleh kurang lebih 30 kelompok tani.
“Sementara ini yang sudah berjalan baik ada di luasan lahan 200 hektar. Produksi buah semangka setiap panen berkisar 25 ton hingga 32 ton per hektar,” terangnya.
Pemasaran buah semangka di Kecamatan Gringsing dan biasanya pembeli datang sendiri untuk dipasarkan beberapa pasar induk di Jawa Tengah.
“Semoga panennya buah semangka dengan kualitas bagus di Kabupaten Batang ke depan bisa didukung oleh Pemerintah Daerah untuk dipromosikan sebagai sentra buah semangka,” harapnya
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, cukup meriah festival buah semangka pertama di Kabupaten Batang yang mana tepatnya di Desa Sidorejo, Desa Yosorejo dan Desa Krengseng yang mempunyai potensi penanaman buah semangka bagus.
“Hasil panennya sudah cukup maksimal per hektar bisa mencapai 25 ton hingga 32 ton buah semangka,” terangnya.
Dengan waktu tanam yang lumayan singkat yakni antara 2 bulan sampai 3 bulan saja. Ke depan wilayah ini akan dijadikan sentra buah semangka di Kabupaten Batang.
“Tadi sudah sempat mencicipi buahnya memang enak, segar karena airnya banyak, manis, dan masir,” ujarnya, dilansir dari batangkab.go.id.
Ia berharap, semoga ke depan hasil semangka di daerah Kecamatan Gringsing terus berkembang untuk membantu peningkatan perekonomian warga disini. (lna)

Leave a Reply