
JoSS, SEMARANG – Truk pengangkut bahan kimia cair terbakar hebat di tol Pemalang – Batang KM 312+400 jalur B, usai menabrak truk pengangkut pasir kapur yang tengah berhenti di bahu jalan. Dalam kecelakaan yang terjadi Selasa (4/4/2023) itu 3 orang tewas.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengungkap kecelakaan itu terjadi di jalan tol yang masuk wilayah Desa Banjaran, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pukul 10.19 WIB. Kecelakaan itu melibatkan truk gandeng dan truk tronton bernomor B 9848 P.
Awalnya, truk gandeng tersebut sempat oleng ke kiri dan menabrak truk tronton yang sedang berhenti di bahu jalan. Truk gandeng itu membawa bahan kimia cair.
“Truk gandeng nopol belum diketahui yang bermuatan bahan kimia cair dalam kemasan drum plastik warna biru melaju dari arah timur ke barat (arah Pekalongan ke Pemalang). Sesampainya di TKP Km 312.400 oleng ke kiri dan membentur truk tronton nopol B 9848 FD bermuatan pasir kapur yang berhenti sedang di bahu jalan,” jelas Iqbal dilansir dari detikJateng.com.
“Akibat dari benturan tersebut truk yang bermuatan pasir pada bagian depan sebelah kiri menabrak besi pembatas jalan tol dan kedua kendaraan yang terlibat laka terbakar,” sambungnya.
Sebelumnya, Manajer Teknik dan Operasi PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Yulian Fundra Kurnianto mengonfirmasi jumlah korban tewas tiga orang. “Terdapat korban tiga meninggal dunia,” kata Yulian.
Menurut Yulian, satu korban tewas di lokasi kejadian, satu dalam perjalanan, dan satu di rumah sakit.
Seluruh jenazah korban tabrakan maut tersebut, masih berada di RSI Al Ikhlas Pemalang. Satu jenazah korban tabrakan maut tersebut, telah berhasil diidentifikasi, sedangkan dua korban lagi masih belum teridentifikasi.
Korban yang teridentifikasi, diketahui bernama Kanim (49) warga Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan dua korban tewas dalam tabrakan maut yang belum teridentifikasi, diduga merupakan pengemudi truk.
Tabrakan maut ini mengakibatkan kemacetan panjang di Jalan Tol Pemalang, arah Semarang-Jakarta. Bahkan, kemacetan lalu lintas tersebut mencapai lebih dari tiga jam. Kedua truk yang terlibat tabrakan maut terbakar hebat, dan api sulit dipadamkan di tol Pemalang – Batang.
Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengatakan, dari penyelidikan sementara, tabrakan maut ini terjadi akibat truk gandeng bermuatan bahan kimia yang belum diketahui identitas pengemudinya, menabrak truk yang berhenti di bahu jalan.
“Tabrakan kedua truk tersebut terjadi di Km km 312-400, Selasa (4/4/2023) siang. Kedua truk yang bertabrakan terbakar hebat, dan sulit dipadamkan karena adanya bahan kimia yang mudah terbakar,” terang Yovan.
Delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Dibutuhkan waktu beberapa jam untuk memadamkan kobaran api. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab tabrakan maut tersebut.
Humas RSI Al Ikhlas Pemalang, Nana Wiryawan mengatakan, tiga orang korban meninggal dunia dalam tabrakan maut tersebut, masih berada di Instalasi Ruang Jenazah RSI Al Ikhlas Pemalang. “Satu sudah berhasil diidentifikasi, dua masih proses identifikasi,” ungkapnya. (lna)

Leave a Reply