Tak Seramah di Kisah Mr.Bean, Pengawal Raja Inggris Ini Membentak Turis Berfoto dan Menyentuhnya

Pengawal Raja Inggris
Ilustrasi (Paskymonkey/Getty Images)

PENGAWAL Raja Inggris menjadi ikon yang menarik untuk diajak berfoto saat mengunjungi kerajaan Ratu Elizabeth ini. Bahkan dalam serial komedi Mr.Bean dikisahkan pengawal Raja Inggris ini diam saat disentuh dan bisa diajak berfoto, namun kenyataannya tidak seperti itu.

Belakangan ini viral sebuah video yang memperlihatkan teriakan Pengawal Raja di Istana Buckingham Inggris kepada seorang turis. Dia marah karena turis tersebut menyentuhnya.

Dilansir dari New York Post, Selasa (11/4/2023) akun TikTok The King’s Guard Official membagikan video seorang turis yang kaget karena diteriaki oleh King’s Guard atau Pengawal Raja. Konon katanya, turis ini menyentuh si penjaga.

Bermula dari seorang turis wanita yang santai ingin berfoto dengan penjaga tersebut. Namun sepertinya turis ini tak sengaja menyentuh si penjaga dan membuatnya marah.

“Jangan sentuh Penjaga Raja,” teriaknya sambil mengangkat pedang besarnya.

Tiba-tiba mendapatkan reaksi tidak terduga, tentu saja membuat turis ini terkejut. Video yang telah ditonton lebih 33 juta kali ini mendapatkan reaksi beragam dari netizen.

Banyak netizen yang kasihan dengan turis ini karena dia terlihat sangat terkejut. Bisa bayangkan, tiba-tiba orang berteriak di depan wajahmu yang sedang tersenyum?

Netizen juga menyayangkan sikap prajurit yang langsung berteriak ke wanita tersebut. Namun, banyak juga netizen yang paham dengan aturan dimana Pengawal Raja memang tidak boleh disentuh. Seringkali turis salah kaprah dengan semena-mena berfoto dengan mereka dan kudanya.

Pengawal Raja memiliki aturan yang sangat ketat untuk dipatuhi. Mereka tidak berbicara atau tersenyum saat bertugas, bahkan juga dilarang ke toilet saat berjaga. Sebuah blog perjalanan Inggris mencatat bahwa para pengawal diizinkan untuk memperingatkan turis yang melanggar aturan.

“Seseorang tidak boleh menyentuh anggota Queen’s Guard,” menurut Londontopia.

“Jika ini masalahnya, mereka sebenarnya diizinkan meneriakkan peringatan kepada Anda untuk membuat Anda pergi. Jika orang mulai bertindak agresif, para prajurit bahkan dapat memberikan bayonet mereka kepada mereka,” tambahnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*