
JoSS, PATI – Perbaikan jalan Pantura Pati makin meresahkan pengguna jalan. Pasalnya jalur Juwana Rembang itu macet parah, bahkan antrean kendaraan sempat mencapai 20 kilometer pada Sabtu (1/4/2023) lalu.
Untuk itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati Teguh Widyatmoko menargetkan perbaikan Jalan Pantura Pati, bisa selesai H-10 Lebaran sehingga kemacetan dipastikan tidak akan terjadi lagi.
“Informasi yang kami dapatkan, pelaksana proyek menargetkan perbaikan jalan di Jalan Pantura Juwana-Rembang selesai H-10 Lebaran agar arus lalu lintas pemudik lebih lancar,” ujarnya Teguh, Senin (3/4/2023) seperti dilansir dari Antara.
Ia memperkirakan arus lalu lintas juga akan lancar seperti sebelumnya karena kendaraan dari arah Pati maupun Surabaya bisa melintas dengan nyaman tanpa terganggu dengan kondisi jalan yang rusak.
Untuk saat ini, memang ada kendala karena masih ada aktivitas perbaikan jalan beton yang mengalami kerusakan dengan dilakukan pengecoran ulang secara bertahap.
Bagi kendaraan pribadi dan sepeda motor, katanya, bisa melalui jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Namun, kondisi jalannya memang banyak yang mengalami kerusakan.
“Pemkab Pati berharap akses jalur alternatif tersebut ada perbaikan, baik dari Pemerintah Provinsi maupun pusat sebagai kompensasi atas pembangunan jalan sehingga banyak kendaraan yang menggunakan jalur tersebut,” ujarnya.
Alinani, salah seorang warga Batangan, Pati mengakui kemacetan arus lalu lintas masih terjadi dan panjang diperkirakan mencapai 10 kilometeran karena hingga Rembang.
Penyebabnya karena masih adanya perbaikan jalan di ruas Batang-Juwana, sehingga kendaraan yang melintas juga harus bergiliran.
“Kendaraan yang melintas juga didominasi truk bersumbu sehingga antreannya menjadi panjang dan harus bersabar agar bisa melintas,” ujarnya.
Sebelumnya, dilansir dari detikJateng, jalur Pantura Juwana, macet parah pada Sabtu (1/4/2023) antrean kendaraan mengular sepanjang 20 kilometer hingga Rembang.
Pada pukul 11.00 WIB, kemacetan mengular dari jalur Pantura Pati-Juwana di Km 7 sampai titik perbaikan jembatan Juwana. Antrean kendaraan memanjang hingga perbatasan Pati-Rembang.
Hal sama terpantau macet dari Google Maps, siang ini. Jalur Pati-Rembang mulai Km 7 macet sampai perbatasan dengan Kabupaten Rembang, yang jaraknya lebih dari 20 kilometer. Pengendara dari Pati ke Rembang disarankan melewati alternatif Jakenan, Jaken, Batangan, dan kembali ke jalur Pantura. Sedangkan arah sebaliknya disarankan melewati Jaken, Jakenan, dan ke Pati.
Untuk diketahui, kemacetan disebabkan adanya pembangunan jembatan Juwana. Selain itu, ada pengecoran jalan di Kecamatan Batangan, Pati.
Salah satu sopir, Sutrisno, mengaku terjebak macet sejak Jumat (31/3) sore kemarin. Dia mengaku belum bisa bergerak dari jalur Pantura Pati-Rembang. “Macetnya mulai sore kemarin sampai sekarang masih di Batangan, Pati. Sekitar 18 jam sudah tidak bergerak,” kata Sutrisno dilansir detikJateng, Sabtu (1/4/2023). (lna)

Leave a Reply