Kampung Madinah Magetan, Ngabuburit Hingga Tarawih sampai Sahur

Kampung Madinah Magetan
Kampung Madinah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Dok. NU Media)

DESA Temboro, yang terletak di Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi para traveler yang suka berburu makanan saat ngabuburit, Desa ini memiliki julukan Kampung Madinah karena mayoritas warga dan santri yang tinggal di sini mengenakan gamis.

Kampung Madinah Desa Temboro Magetan ini juga terkenal dengan aktivitas yang ramai, terutama saat bulan Ramadhan. Selama 24 jam, ada beragam kegiatan yang dilakukan warga maupun santri. Seperti mengaji di masjid, ramainya pasar takjil, ngabuburit hingga salat tarawih.

Ketika bulan Ramadhan tiba, Kampung Madinah Temboro tampak sangat sibuk. Warga menunggu azan magrib sambil ngabuburit memburu kuliner baik tradisional maupun kekinian. Para pedagang dan masyarakat juga tampak mengenakan baju gamis, sehingga suasana desa ini semakin mirip dengan Kota Madinah di Arab Saudi.

Selain menjadi destinasi kuliner yang menarik, Kampung Madinah Temboro juga merupakan tempat belajar bagi para santri dari dalam dan luar negeri. Desa ini memiliki empat pondok pesantren (ponpes) dengan jumlah santri mencapai sekitar 25 ribu. Dari jumlah tersebut, sekitar 3 ribu santri berasal dari berbagai negara di Asia, Australia, dan Afrika.

Sejak tahun 1980-an, jumlah santri di Kampung Madinah Temboro terus bertambah. Bahkan, desa ini terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Indonesia. Hal ini menjadikan desa ini semakin ramai, terutama pada bulan Ramadhan.

Pedagang juga mendapat berkah dari kehadiran para santri dan warga yang datang ke Kampung Madinah ini untuk berbelanja dan ngabuburit. Mereka menjajakan dagangannya di pinggir jalan sepanjang 500 meter. Kanan kiri jalan menuju Ponpes Al Fatah pun penuh pedagang kaki lima (PKL).

Tak hanya Ponpes Al Fatah, di Desa Temboro juga terdapat tiga ponpes lainnya. Ketiga ponpes ini juga terkenal sebagai pusat pendidikan Islam yang besar dan memiliki banyak santri. Kehadiran para santri dari dalam dan luar negeri juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para traveler yang datang ke desa ini.

Selain kuliner dan kegiatan keagamaan, Kampung Madinah Temboro juga terkenal dengan salat tarawih terlama di Indonesia. Salat tarawih di desa ini dimulai sejak salat isya hingga menjelang waktu makan sahur. Kegiatan ini menjadi magnet bagi banyak orang untuk datang ke desa ini saat bulan Ramadhan.

Kampung Madinah Temboro memang memiliki daya tarik yang unik dan menarik bagi para traveler, terutama bagi mereka yang suka berburu kuliner dan ingin merasakan pengalaman berbeda saat ngabuburit. Desa ini juga menawarkan suasana keagamaan yang kental, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para traveler yang ingin menambah pengalaman spiritual.(*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*