Jembatan Juwana Pati Dibuka Satu lajur, Untuk Jalur Mudik Mendatang Dibuka Dua Jalur

Jembatan Juwana Satu Lajur
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak proyek pembangunan Jembatan Juwana Pati, Kamis (16/3) (Humas Pemprov Jateng)

JoSS, PATI – Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, yang sebelumnya terbakar dan dibongkar untuk diperbaiki, telah dibuka dan dilalui kendaraan, meskipun baru satu lajur, karena masih ada pekerjaan penyelesaian akhir.

Menjelang Lebaran, jembatan tersebut akan dibuka dua lajur agar bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalur Pantura Pati-Rembang yang biasanya cukup padat kendaraan pemudik.

Dilansir dari Antara, jembatan Juwana, yang memiliki panjang 80 meter tersebut, dibuka Sabtu (1/4/2023) pukul 23.30 WIB atau lebih cepat dari rencana awal pada 15 April 2023.

Pembukaan jembatan, yang perbaikannya ditangani PT Bukaka Teknik Utama itu, membuat kepadatan arus lalu lintas di Jalur Pantura mulai terurai.

“Jembatan Juwana memang baru dibuka untuk satu lajur karena masih ada pekerjaan akhir di pedestrian sisi kanan dan kiri. Pekerjaan tersebut, kata dia, diperkirakan membutuhkan waktu sebulan,” kata General Superintendent Bukaka Teknik Utama Fachrizal Naikem di Pati, Minggu (2/4/2023).

Semua jenis kendaraan, imbuh dia, termasuk kendaraan dengan bobot besar seperti truk bersumbu maupun trailer bisa melintas karena didesain sama dengan jalan tol dengan beban maksimal untuk kendaraan yang dikeluarkan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Dia menngungkapkan, menjelang Lebaran, jembatan tersebut akan dibuka dua lajur agar bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalur Pantura Pati-Rembang yang biasanya cukup padat kendaraan pemudik.

“Untuk mengurangi kepadatan pemudik di jalur Pantura Pati-Rembang, Jembatan ini rencananya akan dioperasikan dua jalur pada periode angkutan mudik Lebaran 2023 mendatang,” jelasnya.

Hujan yang kembali turun di kawasan Pati kembali mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas di Jalur Pantura karena di sepanjang Jalan Pantura Pati-Rembang selain ada perbaikan jembatan juga perbaikan jalan yang rusak.

Pekerjaan perbaikan tersebut akhirnya mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Pati menuju Rembang maupun sebaliknya juga tersendat sehingga saat pagi ketika masyarakat berangkat bekerja dan sore hari saat pulang dari kerja terjadi kepadatan arus lalu lintas. Namun, dengan dibukanya Jembatan Juwana, kepadatan arus kendaraan tentunya bisa terurai. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*