Google Wajibkan Aplikasi di Play Store Tawarkan Opsi Penghapus Akun dan Data

Google Play Store
Google Play Store logo (Image Source: Google)

PLATFORM Raksasa teknologi Google telah mengumumkan bahwa mereka menambahkan kebijakan baru di  Play Store baru. Kebijakan tersebut yakni mewajibkan aplikasi tertentu di toko aplikasi itu untuk menawarkan opsi yang mudah ditemukan guna menghapus akun dan data dari dalam aplikasi dan online.

Google mengimbau pengembang aplikasi untuk lekas menyediakan opsi penghapusan, baik di aplikasi dan web. Kebijakan ini bertujuan untuk memberdayakan pengguna dengan kejelasan dan kontrol atas data mereka.

“Kebijakan penghapusan data baru bertujuan untuk memberdayakan pengguna dengan kejelasan dan kontrol yang lebih besar atas data dalam aplikasi mereka,” kata Google, sebagaimana dikutip Gadgets Now, Minggu (9/4/2023).

Kebijakan ini merupakan bagian dari inisiatif Google untuk membantu pengembang membangun kepercayaan konsumen dengan menampilkan praktik privasi dan keamanan aplikasi mereka dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Menurut kebijakan itu, regulasi tersebut juga akan memberi pengembang cara untuk memberikan lebih banyak pilihan. Misalnya, pengguna yang mungkin tidak ingin menghapus akun mereka sepenuhnya dapat memilih untuk menghapus data lain.

“Seperti riwayat aktivitas, gambar, atau video,” kata perusahaan.

Selain itu, Google juga mewajibkan pengembang untuk secara jelas mengungkapkan praktik penyimpanan data tersebut jika mereka perlu, seperti mempertahankan data tertentu untuk alasan yang sah.

Misalnya untuk keamanan, pencegahan penipuan, atau kepatuhan terhadap peraturan. Hal ini diklaim akan membantu pelanggan. Dengan persyaratan ini, pengguna dapat meminta penghapusan akun dan data tanpa harus memasang ulang aplikasi.

Sebenarnya Keamanan Data Google Play sudah memungkinkan pengembang menyoroti opsi penghapusan data. Tetapi pada kebijakan baru Google, mereka diminta untuk membuatnya “lebih mudah dan lebih konsisten”.

Dengan menciptakan pengalaman yang lebih intuitif buntut kebijakan ini, Google berharap dapat mendidik pengguna dengan lebih baik tentang kontrol data yang tersedia bagi mereka serta menciptakan kepercayaan yang lebih besar pada aplikasi dan di Google Play secara lebih luas.

Google mengatakan pengembang diharuskan untuk mengirimkan jawaban atas pertanyaan penghapusan data baru dalam formulir Keamanan Data aplikasi mereka paling lambat 7 Desember 2023.

Awal tahun depan pengguna Google Play akan mulai melihat perubahan yang tercermin dalam daftar toko aplikasi. Perubahan ini mencakup lencana penghapusan data yang diperbarui di bagian Keamanan Data dan area penghapusan Data yang baru.

“Sementara kami senang dengan kontrol yang lebih besar ini akan memberi orang kontrol atas data mereka, kami memahami itu akan memakan waktu bagi pengembang untuk mempersiapkan, terutama mereka yang tidak memiliki fungsi penghapusan atau keberadaan web, itulah sebabnya kami berbagi informasi dan sumber daya,” kata perusahaan.

Google mengatakan, developer juga dapat mengajukan perpanjangan di Konsol Play hingga 31 Mei 2024 untuk mematuhi kebijakan baru. Kebijakan serupa diumumkan Apple pada Oktober 2021 dan mulai berlaku pada Juni 2022. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*