Denda Rp1,6 Miliar Menanti Bagi Warga Italia Yang Kedapatan Menggunakan Bahasa Inggris

Denda Warga Italia
Ilustrasi, (Filadendron)

JoSS, ITALIA – Pemerintah Italia bakal menerapkan sanksi denda bagi warga yang kedapatan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya dalam komunikasi resmi. Ancaman denda hingga 100 ribu euro atau sekitar Rp1,6 miliar.

Hal itu diatur dalam undang-undang baru yang disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Prancis Fabio Rampelli. Aturan anyar tersebut juga didukung oleh Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Meski mencakup semua bahasa asing, namun aturan tersebut secara khusus diarahkan pada Anglomania atau penggunaan bahasa Inggris yang disebut merendahkan dan mempermalukan bahasa Italia. Terlebih, kini Inggris juga bukan lagi bagian dari Uni Eropa.

Draf Rancangan Undang-undang (RUU) itu mengharuskan pejabat untuk memiliki pengetahuan tertulis, lisan, dan penguasaan bahasa Italia.

Lalu, draf RUU ini juga melarang penggunaan bahasa Inggris dalam dokumentasi resmi, termasuk akronim dan nama peran pekerjaan di perusahaan yang beroperasi di negara tersebut.

Entitas asing mesti memiliki peraturan internal dan kontrak kerja dalam versi bahasa Italia.

“Ini bukan hanya masalah mode, seiring dengan berlalunya mode, tetapi Anglomania memiliki dampak bagi masyarakat secara keseluruhan,” sebagaimana rancangan undang-undang tersebut, dikutip dari CNN.

Pasal 1 menjamin bahasa Italia menjadi bahasa utama yang digunakan, bahkan di kantor yang berurusan dengan orang asing.

Kemudian pada Pasal 2 akan membuat bahasa Italia wajib untuk promosi dan penggunaan barang dan jasa publik di wilayah nasional. Apabila melanggar, dapat dikenakan denda antara 5 ribu euro dan 100 ribu euro.

Dikutip dari Wikipedia, Bahasa Italia (lingua Italiana atau Italiano) adalah sejenis bahasa Roman yang dituturkan oleh sekitar 70 juta orang, mayoritas di Italia. Bahasa Italia Standar adalah berdasarkan dialek Toskana dan semacam campuran bahasa-bahasa di Italia Selatan dan Bahasa Gallo- Roman di Utara. Bahasa Italia standar (tanpa terpengaruh dialek manapun) banyak digunakan di kota Siena provinsi Toscana, Italia.

Standar Toscana yang telah lama digunakan telah mulai terkikis sejak beberapa dasawarsa lamanya oleh bahasa Italia yang dituturkan di Milan, yang merupakan pusat ekonomi Italia. Bahasa Italia mempunyai konsonan ganda, seperti Latin (namun berbeda dari Bahasa Gallo-Roman lainnya, seperti Bahasa Prancis dan bahasa Spanyol).

Akan halnya bahasa Roman lainnya (kecuali bahasa Prancis), tekanan pada pengucapan adalah suatu ciri-ciri yang penting. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*