Antisipasi Antrean Kendaraan Arus Mudik, Gerbang Tol Kalikangkung Ditambah

Gerbang Tol Kalikangkung ditambah
Ilustrasi, Gerbang Tol Kalikangkung (Dok. Jasamarga)

JoSS, SEMARANG — Gardu di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang ditambah menyusul peningkatan arus kendaraan dari arah barat yang masuk ke Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/4/2023).

Kepala Pos Pengamanan Gerbang Tol Kalikangkung, Iptu Rudyanto, mengatakan gardu tol reguler yang ada di GT Kalikangkung ada delapan unit, kemudian dengan pengoperasian tujuh gardu satelit di sisi paling utara sehingga total dioperasikan 15 unit.

Dia menyampaikan jumlah gardu transaksi untuk kendaraan dari arah Jakarta bertujuan untuk mengantisipasi agar antrean tidak terlalu panjang. “Kalau terlalu panjang berpotensi menimbulkan kecelakan,” kata dia.

Ia mengatakan arus kendaraan dari arah barat yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung pelan-pelan meningkat sejak Minggu pagi hingga siang.

Sejak Minggu, pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB tercatat 12.254 kendaraan yang melintas di GT Kalikangkung dari arah barat.

Sementara jumlah total kendaraan dari arah barat yang melintas masuk GT Kalikangkung pada Sabtu (15/4/2023) tercatat mencapai 28.136 kendaraan. Jumlah tersebut naik sekitar 46 persen dari hari sebelumnya yang mencapai 19.213 kendaraan.

Sebelumnya, PT Jasamarga Semarang-Batang memperkirakan jumlah kendaraan yang akan masuk ke Jawa Tengah melalui Gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada arus mudik Lebaran 2023 mencapai 636.418 unit.

Puncak arus mudik di GT Kalikangkung sendiri diperkirakan terjadi antara 18 hingga 19 April 2023. Hal ini disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. “Beban arus diperkirakan akan capai 3.000 kendaraan per jam saat puncak,” ujarnya, Sabtu (15/4/2023), dikutip dari Antara.

Lutfhi mengatakan, puncak arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung itu bersamaan dengan pemberlakuan arus satu arah atau one way dari barat. “Manakala di Kalikangkung nanti beban lalu lintas masih berat, akan dilakukan one way lokal hingga Pintu Tol Bawen,” ucapnya.

Kapolda menuturkan, Polda Jateng juga sudah menyiapkan skenario arus lalu lintas (lalin) untuk one way lokal. “Ketika terjadi kepadatan, arus akan dibuang di Kaligawe, Batang, maupun exit lainnya. Sehingga saat penumpukan di Kaligawe tidak terjadi penumpukan,” ungkapnya, Kamis (13/4/2023). Ia menjelaskan, Polda Jateng juga sudah menyiapkan tim pengurai untuk mengatasi kepadatan di jalur konvensional saat penerapan one way.

Lebih lanjut, Lutfhi menyampaikan bahwa pada Sabtu (15/4/2023), arus kendaraan dari arah barat yang masuk ke Jateng lewat Gerbang Tol Kalikangkung mulai mengalami peningkatan.  “Sudah mulai terjadi peningkatan, sekitar 15 persen,” tuturnya.

Sementara itu, dilansir dari Antara, General Manager PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah mengungkapkan bahwa peningkatan terlihat sejak Rabu (12/4/2023). Mulai Rabu hingga Jumat (14/4/2023), jumlah kendaraan dari arah barat yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung mencapai 51.400 kendaraan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*