
JoSS, SEMARANG – Asosiasi Desa Kreatifif Indonesia (ADKI) Jawa Tengah mendukung penyelenggaraan ziarah syawalan kota Semarang.
Agenda Ziarah Syawalan Semarang yang rutin digelar sejak 2005 ini, dilangsungkan setiap hari Minggu kedua di bulan Syawal.
Ziarah Syawalan Semarang dipimpin langsung Habib Nauval bin Idrus bin Ahmad Al Mutahar dari Majelis Taklim Ribath An Nur Mranggen Demak.
Ziarah Syawalan Semarang dimulai dari pukul 07.30 WIB dengan lokasi pertama Makam Syaikh Ibrahim di Brumbung Demak dan Makam Syaikh Shodiq atau Mbah Jago di Wiringin Jajar Mranggen Demak.

Setelahnya, rombongan Ziarah Syawalan Semarang menuju makam Syaikh Jumadil Kubro dan Sunan Terboyo.
“Ketua Asosiasi Desa Kreatifif Indonesia (ADKI) Fikri El-Azis, agenda Ziarah Syawalan Semarang kedepan bisa jadi wisata religi tahunan dengan pengunjung lebih banyak”.
Selain itu, bisa mendorong dan menjual tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat dan peserta ziarah.

“Kedepan ziarah syawalan dapat didorong ke arah ekonomi kreatif, terutama mendorong pengembangan santriprenuer dalam ekonomi kreatif ,” katanya.
Ketua Harian ADKI Jawa Tengah Zukruf Novandaya juga berharap “penyelengaraan ziarah syawalan ini sebagai agenda mendoakan dan mengingat sejarah para ulama dan kasepuhan tetapi juga sebagai kegiatan yang mampu mendorong lahirnya kegiatan ekonomi masyarakat, itu yang kami dari ADKI Jawa Tengah ingin mendorong terciptanya ekosistem santriprenuer kreatif di Jawa Tengah”
Kegiatan ini sangat luar biasa karena melibatkan begitu banyak masyarakat dan dapat mendorong kegiatan ekonomi. ADKI Jawa Tengah kedepan juga berharap kolaborasi dengan pesantren, ulama, dan habaib dalam pembangunan ekonomi umat dapat ditingkatkan dan kegiatan ini bisa menjadi muaranya.(*)

Leave a Reply