RAMADAN selalu dinantikan dan disambut dengan antusias karena banyaknya keutamaan di dalamnya. Selain kewajiban menjalankan puasa satu bulan penuh, Ramadan juga menjadi momentum mustajab untuk berdoa.
Sebagaimana diketahui, puasa Ramadan adalah salah satu dari 5 rukun Islam. Banyak sekali keistimewaan yang ada di dalamnya sehingga setiap umat Islam di seluruh dunia pasti tidak sabar untuk segera dipertemukan dengan Ramadan setiap tahunnya.
Saat ini kalender hijriah telah memasuki bulan Syaban 1444 H. Artinya, tinggal menghitung hari saja umat Islam akan menyambut bulan Ramadan.
Ramadan menjadi bulan yang sangat istimewa sebab Allah SWT telah menjadikan bulan ini sebagai bulan penuh berkah. Bulan ketika pintu surga sedang dibuka lebar, pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan yang menggoda manusia untuk bermaksiat dibelenggu. Sebagaimana dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:
“Telah datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan diikat. Juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya, maka dia tidak memperoleh apa-apa” (HR Ahmad dan An-Nasa’i).
Dilansir dari laman Simbi Kemenag, mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2023 M yang diterbitkan oleh Kemenag RI, perkiraan awal Ramadan tahun 2023 akan dilaksanakan pada tanggal 22-23 Maret 2023.
Artinya, jika dihitung sejak hari ini Jum’at (03/03/2023), umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadan sekitar dua pekan lagi.
Penetapan hari pertama puasa Ramadhan biasanya diumumkan oleh pemerintah secara resmi menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan hilal.
Melansir laman muhammadiyah.or.id, Muhammadiyah telah mengeluarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444 Hijriah pada hari Sabtu (21/01) lalu.
Maklumat PP Muhammadiyah menetapkan bahwa Ramadan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.
Penentuan tanggal tersebut didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang hasilnya sebagai berikut:
1. Pada hari Selasa Legi, 29 Sya’ban 1444 H bertepatan dengan 21 Maret 2023 M, ijtimak jelang Ramadan 1444 H belum terjadi. Ijtimak terjadi esok harinya, Rabu Pahing, 30 Sya’ban 1444 H yang bertepatan dengan 22 Maret 2023 M pukul 00:25:41 WIB.
2. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta ( f = -07° 48¢ dan l = 110° 21¢ BT ) = +07° 57¢ 17² (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam itu Bulan berada di atas ufuk.
3. Umur bulan Sya’ban 1444 H 30 hari dan tanggal 1 Ramadan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.
Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) belum mengumumkan kapan jatuhnya tanggal 1 Ramadan 1444 H. Penentuan jatuhnya 1 Ramadan NU masih menunggu keputusan sidang isbat yang umumnya diselenggarakan pada tanggal 29 Sya’ban. Akan tetapi, waktu dan tempat pelaksanaan sidang isbat Ramadan 1444 H hingga saat ini belum diinformasikan lebih lanjut oleh PBNU.
Adapun Persiapan Dalam Menyambut Bulan Ramadan diantaranya sebagai berikut:
- Perkuat Iman
- Persiapan Fisik dan Jasmani untuk Puasa
- Perdalam Ilmu dan Pengetahuan Agama
- Persiapan Amal dan Materi
- Persiapan Kebutuhan Ramadan Sehari-hari
- Membersihkan Lingkungan Sekitar
- Persiapan Jiwa dan Mental
- Berharap Dosa Diampuni
- Siapkan Perlengkapan Ibadah
- Banyak Berbuat Baik
- Melunasi Hutang Puasa Tahun Lalu
Itulah berbagai persiapan bulan Ramadan yang harus masuk dalam daftar checklist Anda,agar dalam menunaikan ibadah puasa di bulan yang suci ini dapat dijalani dengan lebih maksimal. (lna)

Leave a Reply