JoSS, SOLO – Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan, Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah yang telah dibuka untuk publik pada Rabu (1/3/2023) itu, menggelar salat tarawih perdana yang diikuti oleh 20 Ribu Jamaah, pada Rabu (22/3/2023).
Asisten Direktur Masjid Sheikh Zayed, Bagus Sigit Setiawan mengatakan dalam salat tarawih dan witir dengan total 23 rakaat itu, imam membaca Juz Amma atau juz 30 dalam Al-Qur’an.
“Alhamdulillah salat pertama tarawih di masjid Zayed diikuti masyarakat Kota Solo maupun masyarakat yang khusus datang dari luar kota. Sekitar 20.000 jamaah yang datang,” kata Bagus , Rabu (22/3/2023) malam.
Bagus mengatakan, salat tarawih perdana di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo diimami oleh ketua takmir Masjid Agung, KH Muhtarom.
“Tarawih pertama diimami Kyai Haji Muhtarom dari Masjid Agung Surakarta. Tadi sejumlah 23 rakaat, yang dibaca Juz Amma atau juz 30,” ujar Bagus.
“Insyaallah besok diselang-seling, ada dua Imam dari Indonesia dan UEA. Hari ini imam Indonesia, besok mulai imam dari UEA,” imbuh dia.
Bagus menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah prosedur pengamanan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Salah satunya dengan pengecekan jamaah menggunakan metal detector atau alat pendeteksi logam.
Jika ada jamaah membawa barang yang dinilai membahayakan, barang tersebut akan ditahan. “Kami pengurus masjid bekerja sama dengan kepolisian. Polres Solo ikut membantu mengamankan. Tapi seperti yang diketahui, di depan ada tim keamanan sejak lama, menertibkan yang masuk ke masjid Zayed,” ujarnya.
“Jamaah yang masuk juga melewati satu pintu, kemudian diperiksa bawaannya, kalau ada barang-barang yang membahayakan itu ditahan. Insyaallah aman,” pungkas Bagus.
Seperti diketahui Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan, Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah dibuka untuk publik pada Rabu (1/3/2023). Sebelum dibuka untuk publik, Kamaruddin menjelaskan Masjid Raya Sheikh Zayed menggelar perayaan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Selasa (28/2) malam.
Masjid Sheikh Zayed Al Nahyan, Solo, merupakan masjid replika dari Masjid Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Masjid ini adalah hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed (MBZ) kepada Indonesia.
Masjid ini telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada November 2022 lalu. Menurut Pemkot Solo, biaya pembangunan masjid itu nyaris Rp300 miliar dan ditanggung seluruhnya oleh MBZ.
Masjid Sheikh Zayed Al-Nahyan mampu menampung 10 ribu jamaah, di mana bangunan utamanya punya kapasitas empat ribu orang. Selebihnya, jemaah dapat menempati pelataran di sisi timur masjid yang cukup luas.
Bukan hanya untuk tempat beribadah, Masjid Sheikh Zayed Al-Nahyan direncanakan menjadi pusat penyebaran Islam moderat di Indonesia. Masjid ini dilengkapi dengan perpustakaan, ruang transit VIP, ruang pengelola, dan taman. (lna)

Leave a Reply