20 Orang Tewas Dalam Insiden Terbakarnya Bus Pengangkut Jamaah Umrah di Asir Arab Saudi

20 Jamaah Umrah Tewas
Bus itu terbakar setelah mengalami tabrakan di sebuah jembatan Senin (27/3/2023) sore waktu setempat (Free Press Journal)

JoSS, ARAB SAUDI – Sedikitnya 20 orang tewas dalam kecelakaan maut sebuah bus yang mengangkut jamaah umrah di Arab Saudi. Bus itu terbakar setelah mengalami tabrakan di sebuah jembatan Senin (27/3/2023) sore waktu setempat.

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Aqabat Shaar di wilayah Asir, Arab Saudi, di tengah musim puncak umrah di bulan Ramadan. Ini menjadi sorotan national apalagi kalau bukan sistem pengangkutan jamaah dengan aman ke Mekkah dan Madinah, kota suci dalam Islam.

“Menurut informasi awal yang kami terima, jumlah kematian dalam kecelakaan ini mencapai 20 orang, dan jumlah total luka-luka sekitar 29 orang,” lapor saluran Al-Ekhbariya yang berafiliasi dengan negara.

Korban berasal dari negara yang berbeda-beda tanpa menyebutkan detilnya. Cuplikan di TV lokal menunjukkan badan bus yang terbakar.

“Para korban memiliki kebangsaan yang berbeda tetapi tidak menyebutkan mereka atau memberikan rincian,” tambahnya.

Kecelakaan diduga akibat kerusakan pada rem bus yang menyebabkan kendaraan menabrak jembatan, menurut media setempat. Bus lalu terbalik dan terbakar. Penumpang yang berada di dalam bus pun terjebak di dalamnya.

Tim Pertahanan Sipil dan Bulan Sabit Merah langsung menuju lokasi kecelakaan. Korban tewas dan luka-luka dipindahkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Asir. Pihak berwenang membersihkan jalan untuk melanjutkan pergerakan lalu lintas.

Media swasta Okaz juga melaporkan kejadian ini. Bus dikatakan mengalami masalah tanpa menyebut hal spesifik. “Kendaraan itu kemudian bertabrakan dengan jembatan, terbalik dan terbakar,” tambahnya.

Kecelakaan bus jamaah umrah bukan pertama kali terjadi. Pada Oktober tahun lalu, terjadi kecelakaan bus yang melibatkan jamaah umrah dari Indonesia. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga negara Indonesia (WNI) tewas dan korban lainnya luka-luka. Dua WNI yang tewas itu adalah sopir bus dan muthawif atau pendamping umrah.

Mengutip AFP, pengangkutan jamaah di sekitar tempat suci Arab Saudi memang menjadi tugas berbahaya saat ini. Apalagi, kondisi jalan yang bisa sangat kacau dengan bus yang menciptakan kemacetan lalu lintas yang tak berkesudahan.

Pada Oktober 2019, sekitar 35 orang asing tewas dan empat lainnya luka-luka ketika sebuah bus bertabrakan dengan kendaraan berat lainnya di dekat Madinah. Namun umrah adalah komponen penting dari sektor pariwisata Arab saudi yang diharapkan pemerintah akan membantu mendiversifikasi ekonomi kerajaan dari bahan bakar minyak. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*