Tol Demak Sudah Dibuka, Berikut Wisata Religi di Kota Wali Yang Bisa Anda Kunjungi

Wusata Religi Kota Wali
Masjid Agung Demak (Dok. Dinas Pariwisata Demak)

JALAN tol Semarang – Demak telah diresmikan, Seksi 1 Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 kilometer dibangun oleh pemerintah dengan alokasi anggaran sebesar Rp 10 triliun yang bersumber dari APBN.

Semetara Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,1 km dibangun oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) melalui PT PP – Pt WIKA Konsorsium dengan nilai investasi sebesar Rp 5,93 triliun.

Pembangunan jalan tol ini sebagai bentuk usaha untuk mengurangi kemacetan di Jalur Pantura. Sekaligus menjadi penghubung antarkawasan strategis seperti Pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan Kawasan pariwisata di Demak.

Kabupaten Demak merupakan bagian dari wilayah Jawa Tengah, dan biasa disebut sebagai Kota Wali atau Nagari Para Wali. Karena menjadi cikal bakal perkembangan Islam di Jawa, dengan keberadaan Masjid Demak dan makam Sunan Kalijaga sebagai buktinya.

Kedua tempat tersebut selalu menjadi destinasi wisata utama yang selalu ramai dikunjungi wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

Berikut wisata religi yang bisa Anda kunjungi:

1. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak termasuk masjid tertua yang ada di Indonesia, menurut sejarah sudah berdiri sejak abad ke-15. Dan dibangun oleh Sultan pertama dari Kesultanan Demak yang bernama Raden Patah bersama dengan para Wali Songo.

Masjid ini digunakan sebagai tempat berkumpulnya Wali Songo pada zamannya, sehingga inilah yang melatarbelakangi julukan Demak sebagai Kota Wali.

Ketika mengunjungi Masjid Agung Demak kamu akan melihat arsitektur khas Indonesia, dengan memiliki makna atau filosofi didalamnya.

Dan masjid ini masih digunakan sebagai tempat beribadah hingga saat ini, lokasinya yang berada di Alun-Alun Demak memudahkan wisatawan untuk datang berkunjung.

Selain melihat arsitektur bangunan Masjid Demak yang menawan, kamu juga dapat berziarah dan beribadah dengan tenang dan nyaman di sebuah masjid yang menyimpan banyak sejarah tentang perkembangan Islam khususnya di Pulau Jawa.

Lokasi: Kampung Kauman, Kel. Bintoro, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

Jam Buka: 24 Jam

2. Makam Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga atau Raden Sahid bin Adipati Wilatikto, beliau merupakan salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam dengan menggunakan media wayang.

Makam Sunan Kalijaga berada tak jauh dengan Masjid Sunan Kalijaga Kadilangu, tepatnya berada di samping masjid. Lokasi makam beliau berbentuk joglo dengan atap tumpang atau bersusun 3.

Banyak penziarah yang datang dari berbagai daerah untuk berdo’a di depan Makam Sunan Kalijaga. Lokasinya yang luas memungkinkan menampung banyak jamaah.

Beberapa waktu lalu sempat ditutup untuk menghindari penyebaran Covid-19, namun saat ini sudah dibuka kembali namun harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Lokasi: Kadilangu, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

Jam Buka: 24 Jam

3. Makam Terapung Syekh Mudzakir

Satu lagi makam yang harus kamu kunjungi ketika berada di Demak, yakni makam dari sosok pejuang kemerdekaan Indonesia sekaligus ulama yang disegani di tahun 1900 hingga 1950.

Beliau bernama Syekh Abdullah Mudzakkir atau biasa disebut Mbah Mudzakir, dimana semasa hidupnya selalu vokal melawan penjajah. Selain itu juga beliau gencar menyebarkan syiar Islam di pesisir pantai utara Demak.

Lokasi makam beliau terbilang unik, karena berada di tengah lautan namun tak pernah tenggelam meskipun air lautnya sedang pasang.

Dengan keunikannya tersebut, menjadi daya tarik tersendiri ketika berziarah di Makam Mbah Mudzakir. Hingga tak pernah sepi dari peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Lokasi: Kawasan Pantai Sayung, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

Jam Buka: 24 jam. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*