Soal Kepastian Kenaikan Tiket Borobudur, PT TWC Minta Masyarakat Tunggu Pengumuman Resmi

harga tiket candi borobudur
Ilustrasi Candi Borobudur (Andrey Khrobostov)

JoSS, MAGELANG – Simpang siur isu kenaikan tarif masuk atau harga tiket Candi Borobudur memunculkan polemik di masyarakat, menyusul statemen dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Terkait hal itu, General Manager Unit Borobudur PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Jamaludin Mawardi meminta masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi harga tiket masuk Taman Wisata Candi Borobudur.

“Tentunya nanti segala kebijakan yang diambil, kalau itu sudah di level kementerian mestinya kami akan mengikuti saja,” katanya, Selasa (14/2/2023) seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno menyebutkan rencana tiket masuk Borobudur untuk wisatawan nusantara antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu dan wisatawan mancanegara Rp500 ribu.

Jamaludin menegaskan tunggu pengumuman resminya saja, pada saatnya pasti akan diumumkan segera mungkin setelah semua difinalkan pasti ada momentum diumumkan kepada publik.

“Harga itu baru konsep dan usulan tinggal nanti setelah difinalkan disetujuinya berapa nanti yang akan diumumkan,” katanya.

Ia menyampaikan dulu juga sempat diwacanakan Rp750 ribu dan belum diimplementasikan di lapangan tetapi sudah dikonsumsi publik.

Menurut Ketua Komunitas Pesona Magelang Kirno Prasojo perlu penjelasan lebih detail tentang tiket masuk ke Taman Wisata Candi Borobudur.

“Jangan mudah menyampaikan statemen harga tiket Borobudur karena kunjungan Borobudur sampai sekarang masih rendah karena stigma masyarakat luas itu harga tiket mahal Rp750 ribu, padahal sebenarnya tetap Rp50 ribu, cuma belum bisa naik candi,” katanya.

Ia berharap penyampaiannya diperjelas harga tiket masuk Candi itu Rp50 ribu tidak ada kenaikan tiket, tetapi kalau mau naik candi tambah beli sandal upanat dan harus memakai pemandu sehiongga tambah biaya.

“Jadi masuknya itu tetap Rp50 ribu, jadi kalau biro-biro wisata mau membuat paket itu bisa pas. Jadi di Taman Wisata Candi Borobudur itu ada pilihan, kalau sudah masuk dan mau naik candi tambah beli sandal upanat dan pemandu, kemudian kalau mau naik dokar tambah Rp100 ribu, mau naik mobil listrik bayar lagi, begitu saja, jadi masuknya tetap Rp50 ribu,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*