
JoSS, PEKALONGAN – Kabar baik bagi ketua RT dan Ketua RW di wilayah Kota Pekalongan, Pasalnya pada tahun ini pemerintah setempat menganggarkan dana bantuan transportasi sebesar Rp3,6 miliar.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo di Pekalongan, Sabtu (18/2/2023). Dia mengatakan bahwa bantuan transportasi pada ketua RT dan RW ini masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu Rp3,6 miliar yang diberikan kepada 2.031 Ketua RT/RW.
“Bantuan transportasi Rp3,6 miliar ini kami berikan pada 2.031 ketua RT/RW selama setahun,” katanya didampingi Kepala Bidang Anggaran Andi Septiadi, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (18/2/2023).
Menurut dia, untuk pembagian anggaran ‘ploting’ di setiap kelurahan berdasarkan kesepakatan kelurahan dengan paguyuban rukun tetangga dan rukun warga.
“Jadi alokasinya Rp150 ribu per orang setiap bulan. Akan tetapi, bantuan transportasi itu bisa dibagikan setiap bulan atau 2 bulan, bahkan 3 bulan sekali bergantung kesepakatan mereka,” katanya.
Ia mengatakan anggaran dana bantuan transportasi untuk ketua RT RW Kota Pekalongan pada 2022 sudah “clear” dibagikan pada mereka.
Adapun jumlah rukun tetangga dan rukun warga yang banyak mendapatkan bantuan transportasi ini, kata dia, adalah di Kelurahan Krapyak dan paling sedikit Kelurahan Bandengan.
“Di Kelurahan Krapyak ada 126 RT/RW yang setahun mendapat Rp226,8 juta sedang Kelurahan Bandengan sebanyak Rp59,4 juta untuk 33 RT/RW,” katanya.
Ia mengatakan para ketua rukun tetangga dan rukun warga ini masih tetap mendapatkan program tambahan dari pemkot yaitu mengikutsertakan mereka sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Sudah dibayarkan untuk BPJS Ketenagakerjaan setiap RT dan RW untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian sebesar Rp8.100 per orang. Kami berharap hal-hal yang diprogramkan oleh pemkot dapat bermanfaat untuk masyarakat,” demikian Doyo Budi Wibowo. (lna)

Leave a Reply