Sebabkan Kerontokan Rambut, Hentikan Kebiasaan ini

sebabkan rambut kerontokan
Ilustrasi (Volodymyr Maksymchuk/Getty Images)

RAMBUT rontok atau dalam dunia medis disebut juga alopecia bukan hanya bisa terjadi pada rambut di kepala tapi juga terjadi pada rambut yang berada di bagian tubuh lainnya. Kondisi tersebut juga bisa bersifat sementara atau permanen.

Dilansir dari halodoc.com, rambut rontok bisa terjadi akibat dari faktor keturunan, perubahan hormon, hingga kondisi medis, bagian dari penuaan atau akibat dari pengobatan yang sedang dijalani oleh pengidapnya. Bila terjadi secara berlebihan, kerontokan rambut di kepala bisa memicu kebotakan.

Umumnya setiap orang akan kehilangan rambut kurang lebih 50-100 helai per harinya. Kerontokan tersebut normal dan tidak menimbulkan penipisan pada rambut di kulit kepala, karena rambut-rambut yang baru tetap tumbuh di saat yang bersamaan.

Kerontokan rambut terjadi ketika siklus pertumbuhan rambut dan pelepasan rambut terganggu, atau ketika folikel rambut mengalami kerusakan dan diganti dengan jaringan skar/luka.

Namun di luar itu ada kebiasaan perawatan rambut yang salah yang menyebabkan kerontokan rambut terus berlanjut dan makin para, juga kebiasaan berikut sebabkan kerontokan rambut.

Elaine F. Kung, dokter kulit bersertifikat yang berbasis di New York dan pendiri Future Bright Dermatology, menyebut empat kebiasaan pagi terburuk ini sebabkan kerontokan rambut.

  1. Mengaplikasikan sampo pada helai rambut saat keramas

Shampo diformulasikan untuk menghilangkan kotoran dan minyak dari kulit kepala, kara Kung, jadi saat mengoleskan sampo pada helai rambut, sampo dapat menghilangkan minyak dari helai rambut dan mengubah pH serat rambut. “Oleh karena itu, keramas pada helai rambut dapat menyebabkan kerusakan kutikula rambut dan kerusakan serat rambut,” kata Kung, dilansir dari tempo.co.

Lebih baik berfokus pada kulit kepala saat mencuci rambut dan menggunakan sampo lembut yang bebas sulfat dan paragon.

  1. Lupa menggunakan kondisioner rambut

Sampo dan kondisioner rambut berjalan beriringan seperti selai kacang dan jeli. Jadi, kondisioner adalah bagian rutin dari rutinitas perawatan rambut pada pagi. “Kondisioner rambut dirancang untuk meminimalkan listrik statis, meningkatkan pengelolaan rambut, dan memperbaiki ujung rambut bercabang untuk sementara,” kata Kung.

Kondisioner juga mengurangi gesekan antar serat, membuat rambut lebih mudah disisir dan diurai. Kondisioner rambut secara teknis menggantikan minyak rambut yang dicuci dengan pengganti sintetis seperti silikon untuk memberikan kehalusan dan kilau rambut.

  1. Memanaskan rambut saat basah

“Penataan panas pada rambut basah menyebabkan lebih banyak kerusakan kimiawi dan struktural pada helai rambut daripada penataan panas pada rambut kering,” Kung mengingatkan. Alasannya, saat rambut basah terkena basah maka akan menyebabkan kutikula rambut menggelembung dan tertekuk.

Praktik perawatan rambut berikut yang biasa kita lakukan setelah keramas dapat menyebabkan rambut bercabang dan patah: menggunakan pengering rambut kurang dari 15 cm dari helai rambut, menggunakan curling iron, dan menggunakan pelurus rambut.

Daripada menggunakan alat panas, bungkus rambut basah dengan handuk microfiber dan biarkan mengering selama 20 menit. Kemudian oleskan semprotan pelindung panas ke rambut sebelum menggunakan alat yang dipanaskan.

  1. Mengikat rambut dengan kencang

Kuncir kuda, sanggul, dan kepang bisa terlihat luar biasa, tetapi sering menata dengan gaya ini dapat memperparah kerontokan rambut. “Menarik rambut dengan kencang berulang kali dalam jangka waktu yang lama dapat berkontribusi pada alopecia traksi,” kata Kung.

“Alopecia traksi adalah kerontokan rambut karena secara teratur karena kuncir kuda, sanggul, atau kepang yang ketat. Orang dengan rambut yang dirawat secara kimiawi atau panas sangat rentan terhadap alopecia traksi, yang ditandai dengan kerontokan rambut di sepanjang garis rambut bagian depan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*