Ruas Jalan Pantura Demak – Semarang Rusak Akibat Banjir, Ketinggian Air di Sejumlah Daerah Capai 25 CM

Ruas Jalan Pantura Demak Semarang Rusak
Ruas Jalan Pantura Demak - Semarang, Jalan Sebelum PT Kacun Genangan Air dan Jalan Berlubang (Istimewa)

JoSS, DEMAK – Banjir yang terjadi sejak akhir tahun lalu menyebabkan ruas Jalan Pantura jalur Demak – Semarang KM 16 rusak parah dan bergelombang. Jalan rusak tersebut tepatnya ada di depan kuburan Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah.

Sejumlah titik yang terjadi kerusakan yakni di Jalan Pantura dekat PT Kacun. Jalan berbahan aspal selebar 10 meter itu tampak berlubang dan berisi genangan air di kedua sisinya.

Tampak para pengendara yang melintas harus mengurangi laju kendaraannya. Para pengendara, khususnya sepeda motor dan mobil, terlihat berusaha menghindari lubang-lubang di jalan tersebut.

Dilansir dari detikJateng.com, seorang pengendara, Agus Ibnu (38), tampak berhenti di pinggir setelah melalui jalan rusak tersebut. Agus tampak menata kembali barang yang ia bawa karena sempat nyaris jatuh.

“Sempat mau jatuh, ini ditata lagi. Dalam lubangnya, karena nggak kelihatan. Iya tergenang air,” ujar Agus yang tengah mengantarkan onderdil bengkel dari Demak ke Semarang itu, Jumat (6/1/2023).

Sementara itu, Satpam PT Kacun, Solikul Arif, mengatakan jalan aspal tersebut rusak lantaran tergenang air. Arif mengaku sempat melihat pengendara jatuh sekitar pukul 06.00 WIB tadi.

“Rusaknya karena genangan air yang mengendap di situ terlalu lama, karena jalannya itu kan aspal. Lubangnya terlalu dalam. Jadi kalau sepeda motor atau trailer yang lewat itu ada yang oleng dikit,” ujar Arif saat ditemui di lokasi.

“Kalau dari karyawan tidak ada yang jatuh. Pengendara masyarakat umum tadi ada yang jatuh sekitar pukul 06.00 WIB, satu orang,” sambungnya. Ia menyebut jalan itu rusak sejak Minggu (1/1) lantaran curah hujan tinggi.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Demak, AKP M Gargarin Priyandi, mengatakan pihaknya telah mengirimkan data jalan rusak di Pantura Demak ke pihak terkait. Garin sapaannya, mengatakan anggotanya mengatur lalu lintas setiap pagi dan sore di area jalan rusak tersebut.

“Sepanjang Jalan Pantura itu sudah kita patroli, sudah kita data, kita kirim ke PPK. Dari Pantura Sayung sampai Karanganyar itu sudah kita foto semua jalan rusak, yang berlubang-berlubang,” kata Garin melalui telepon. “(Pengaturan lalu lintas) Setiap pagi dan sore, jam-jam keramaian,” imbuhnya.

Selain di ruas jalan pantura ini, titik jalan berlubang lain terpantau ada di Jembatan Kalikondang arah Demak – Semarang, ampak juga jalan rusak bergaris membentuk ban sepeda motor di Jalan Pantura Kecamatan Karangtengah.

Selain itu juga terdapat genangan air sekitar 1 kilometer di Jalan Pantura Onggorawe Kecamatan Sayung dengan ketinggian mencapai sekitar 30 cm.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, hingga kini masih tergenang banjir. Banjir di Demak terjadi sejak 31 Desember 2022.

Salah satu wilayah yang masih tergenang adalah di Desa Dukun, Kecamatan Karangtengah. Lokasinya berada di dekat Jalur Pantura.

Jalan kampung di area tersebut masih terendam banjir sekitar 10-25 cm. Sedangkan di sebagian serambi rumah warga juga terendam banjir sekitar 5-10 cm.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, M Agus Nugroho menyebut hingga Kamis (12/1/2023) ini masih ada 27 desa di 5 kecamatan yang terdampak banjir.

“5 kecamatan, 27 desa/kelurahan terdampak banjir, 10.309 rumah terendam banjir, 10.309 KK terdampak, 37.718 jiwa terdampak,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (12/1).

Ia merinci data sebaran banjir sebagai berikut:

– Kecamatan Sayung 11 desa, yaitu Loireng, Sayung, Banjarsari, Sidorejo, Tugu, Surodadi, Sidogemah, Timbulsloko, Sriwulan, Bedono, Purwosari

– Kecamatan Karangtengah 5 desa, yaitu Rejosari, Wonoagung, Dukun, Batu, Wonowoso

– Kecamatan Bonang 9 desa yang sebagian besar terdampak rob. Yaitu Sumberejo dan Karangrejo terdampak banjir. Sementara desa lainnya terdampak banjir rob, meliputi: Purworejo, Margolinduk, Morodemak, Gebang, Gebangarum, Tridonorejo, Betahwalang.

– Kecamatan Karanganyar 1 desa, Ketanjung

– Kecamatan Mijen 1 desa, Pecuk. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*