Program Rekalibrasi TKA Ilegal 2022 Sumbang Pendapatan Malaysia Sebesar Rp 2,5 Triliun

Program Rekalibrasi TKA Ilegal 2022
Iluutrasi Tenaga Kerja Asing Ilegal Dideportasi (Dok. imigrasi.go.id)

JoSS, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia meraup pendapatan fantastis dari pelaksanaan program rekalibrasi bagi tenaga kerja asing (TKA) ilegal di negaranya. Program tersebut mampu   menyumbang lebih dari 700 juta ringgit Malaysia (sekitar Rp2,47 triliun) pada pendapatan negara itu tahun lalu. Program rekalibrasi TKA tahun ini diperuntukan bagi delapan sektor.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail dalam konferensi pers di Putrajaya, Jumat (27/1/2023), mengatakan dalam rapat yang dipimpin Perdana Menteri Anwar Ibrahim beberapa minggu lalu, kementeriannya menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi program tersebut.

“Karena rekalibrasi ini satu tahun lepas menyumbang lebih 700 juta ringgit revenue pada kerajaan. Pada masa yang sama dapat memenuhi keperluan mereka. Dan sumber tenaga kerja itu berada dalam negara,” kata Saifuddin, seperti dilansir dari Antara.

Dia menuturkan pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program rekalibrasi bagi TKA ilegal yang tidak memiliki dokumen kerja resmi di sana. Menurutnya yang menjadi tujuan program ini yakni dapat terpenuhinya kebutuhan tenaga kerja yang besar di sektor ekonomi.

“Konteks program tersebut dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang besar di sektor ekonomi,” kata dia.

Terkait biaya rekalibrasi, Saifuddin mengatakan sejauh ini tidak ada perubahan. Pihak imigrasi juga menyampaikan bahwa program tersebut berjalan seperti yang diharapkan dan tidak ada persoalan besar dari sisi kebijakan.

Jika seorang majikan mengambil pekerja migran tanpa dokumen resmi dan dengan kelebihan masa tinggal, maka sang majikan dikenai biaya, maksimal 3.100 ringgit (sekitar Rp10,95 juta).

Program rekalibrasi TKA tahun ini yang berlaku pada 27 Januari-31 Desember diperuntukkan bagi delapan sektor, yaitu manufaktur, konstruksi, pertambangan dan penggalian, penjaga keamanan, jasa, perladangan, pertanian, pembantu rumah asing. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*