Liburan Imlek Sekaligus Belajar Sejarah di Kelenteng Sam Poo Kong Semarang

Sejarah Sam Poo Kong
Sam Poo Kong (Aloysius Gonzaga Sutrisno)

LIBUR Panjang akhir pekan saat perayaan Imlek 2023, tak lengkap bila Anda tak berkunjung ke Kelenteng Sam Poo Kong Semarang, Anda bisa melihat kemegahan bangunan hingga belajar sejarah.

Kelenteng Sam Poo Kong di Kota Semarang bukan sekadar tempat ibadah semata, Kelenteng ini juga menjadi tempat wisata ikonik yang sarat akan sejarah. Dalam perjalannya, Kelenteng Sam Poo Kong merupakan simbol akulturasi budaya China dengan adat Jawa.

Kelenteng Sam Poo Kong merupakan jejak perjalanan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah dunia yang terkenal asal China. Mengutip situs Kelenteng Sam Poo Kong, tempat tersebut didirikan untuk menghormati Laksamana Cheng Ho.

Kelenteng ini berarti gua San Bao dalam dialek China. Laksamana Cheng Ho tiba di pantai Simongan pada 1416 silam. Kala itu salah seorang juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. Sebuah gua batu pun dijadikan tempat beristirahat dan pengobatan untuk Wang Jing Hong.

Kemudian pada 1417, Wang Jing Hong mendirikan patung Cheng He (Cheng Ho) di gua tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar. Inilah yang menjadi awal mula pembangunan Kelenteng Sam Poo Kong.

Hujan badai dan tanah longsor membuat gua tersebut runtuh pada 1704 silam. Masyarakat sekitar kemudian membangun gua buatan yang terletak bersebelahan dengan makam juru mudi Wang Jing Hong. Lalu pada 1965 Yayasan Sam Poo Kong didirikan oleh Thio Siong Thouw, dan renovasi besar-besaran dilakukan pada 2002.

Renovasi Kelenteng Sam Poo Kong selesai pada 2005. Hal ini bertepatan dengan perayaan 600 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho di Semarang. Bangunan pemujaan utama untuk Sam Poo Kong pun memiliki tampilan baru yang lebih megah, luas, dan nyaman.

Bangunan kelenteng berdiri megah didominasi warna merah serta arsitektur khas China. Saat perayaan hari besar etnis China, seperti Tahun Baru Imlek, Kelenteng Sam Poo Kong menyajikan sejumlah hiburan. Atraksi tersebut bisa dinikmati semua masyarakat, tak hanya warga keturunan Tionghoa.

Mengutip situs Dinas Pariwisata Kota Semarang, setiap tahunnya bertepatan tanggal 29 Lak Gwee diadakan upacara ritual memperingati kedatangan Sam Poo Tay Dijen ke Semarang. Acara ini diramaikan dengan pawai dari Kelenteng Tay Kak Sie gang Lombok menuju Kelenteng Sam Poo Kong.

Anda yang datang berkunjung ke Sam Poo Kong saat akhir pekan bisa menikmati bazaar makanan maupun pertunjukan barongsai. Momen libur Imlek 2023 pun bakal lebih berkesan dengan menyewa pakaian tradisional China dan berfoto di kawasan kelenteng ini.

Kelenteng Sam Poo Kong ini beralamat di Jalan Simongan No 129, Bongsari, Semarang Barat. Harga tiket masuk untuk weekdays bagi wisatawan domestik sebesar Rp 30 ribu, sedangkan untuk akhir pekan senilai Rp 45 ribu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*