Gawat! Sebuah Gunung Es Sebesar Kota London Pecah Dari Lapisan Es Antartika

gunung es sebesar kota london pecah
Gunung es di Antartika pecah, luasnya mencapai Kota London(British Antarctic Survey/twitter)

JoSS, LONDON – Sebuah gunung es besar hampir seukuran kota London pecah dari lapisan es Antartika dekat stasiun penelitian British Antarctic Survey (BAS). Gunung es berukuran sekitar 1.550 kilometer persegi dan setebal 150 meter lepas dari Antartika pada Minggu 22 Januari 2023 malam.

Profesor Dame Jane Francis, Direktur Survei Antartika Inggris (British Antarctic Survey/BAS mengungkapkan Ilmuwan Inggris telah memantau pertumbuhan retakan besar gunung es baru yang belum diberi nama di Beting Es Brunt selama dekade terakhir.

Untuk diketahui, Beting Es Brunt atau Brunt Ice Shelf adalah lokasi Stasiun Riset Halley British Antarctic Survey (BAS).

“Ahli glasiologi dan tim operasi kami telah mengantisipasi peristiwa ini. Pengukuran beting es dilakukan beberapa kali sehari menggunakan jaringan otomatis instrumen GPS presisi tinggi,” kata Profesor Dame Jane Francis, Direktur Survei Antartika Inggris (British Antarctic Survey/BAS) dikutip dari dari laman BNO News, Selasa (24/1/2023).

Tanda-tanda pertama perubahan jurang yang disebut Chasm-1, yang terbengkalai selama setidaknya 35 tahun, terdeteksi melalui pemantauan satelit pada tahun 2012. Perubahan itu mulai berkembang pada tahun 2015, dan Chasm-1 terus tumbuh meluas ke seluruh lapisan es pada Desember 2022.

“Gunung es baru terbentuk di sepanjang garis Chasm-1 dan sedikit lebih besar dari A74 (Gunung Es yang runtuh tahun 2021). Kemungkinan akan mengikuti jalur A74 di Arus Pesisir Antartika dan ahli gletser BAS akan melacak pergerakannya,” keterangan BAS.

Survei Antartika Inggris mengatakan pembentukan gunung es baru seukuran kota London, proses alami yang disebut calving, bukan karena perubahan iklim. Namun, fenomena ini mempercepat hilangnya es laut di Kutub Utara dan sebagian Antartika.

Sebelumnya pada November 2022 lalu, sebuah gunung es terbesar di dunia yang diberi kode A-76A terlepas dari Antartika dan melayang-layang memasuki Drake Passage, jalur yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik.

Gunung es A-76A ini berbentuk lempengan raksasa berukuran panjang 135 kilometer dan lebar 26 km. Ini adalah fragmen terbesar dari gunung es terbesar sebelumnya di dunia, yaitu Rhode Island A-76, yang pecah dari sisi barat Ronne Ice Shelf Antartika pada Mei 2021.

Kemudian retak menjadi tiga bagian, yaitu A-76A, A-76B, dan A-76C. Sebuah citra satelit baru menunjukkan bahwa gunung es terbesar di dunia, A-76A, telah memasuki Drake Passage. Ini merupakan jalur air yang berisi arus laut yang bergerak cepat yang akan mengirim gunung es besar itu yang menghubungkan samudera Pasifik dan Atlantik.

Posisinya antara Cape Horn di Afrika Selatan dan Kepulauan Shetland Selatan di utara Semenanjung Antartika. Penampakan gunung es A-76A yang terlepas itu terekam pada 31 Oktober 2022 oleh satelit Terra NASA dan dirilis secara online pada 4 November oleh Earth Observatory NASA.

Gambar tersebut menunjukkan bahwa gunung es A-76A saat ini berada di antara Pulau Gajah dan Kepulauan South Orkney. Namun, lintasannya mengisyaratkan akan menuju lebih jauh ke utara ke jalur air pada beberapa minggu ke depan.

Biasanya, ketika gunung es melayang ke Drake Passage, mereka dengan cepat terseret ke timur oleh arus laut yang kuat, sebelum dihempaskan ke utara ke perairan yang lebih hangat. “Di sini, biasanya mereka akan segera meleleh,” kata Earth Observatory dikutip dari laman Live Science, Rabu (9/11/2022). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*