Cuaca Buruk Musim Dingin Landa AS, Korsel Hingga Jepang

Snow Plow
Ilustrasi (Miha9000/getty Images)

JoSS, TEXAS – Lebih dari 800 jadwal penerbangan di Amerika Serikat terpaksa harus dibatalkan imbas cuaca buruk musim dingin. Jumlah penerbangan yang dibatalkan itu terhitung per 30 Januari.

Mengutip CNN, pembatalan jadwal penerbangan paling banyak terjadi di Dallas Love Field dan Dallas Fort Worth International Airport di negara bagian Texas. Lebih dari 400 jadwal yang dibatalkan di sana.

Sementara itu, Suhu di bawah nol derajat dan salju tebal membuat kekacauan perjalanan sejak libur Tahun Baru Imlek di Korsel dan Jepang.

Cuaca buruk yang melanda sejak Minggu (29/1/2023) memang telah mengganggu penerbangan di sejumlah negara bagian. Mulai dari Texas, Oklahoma, Tennessee, Arkansas hingga Kentucky. Selain pembatalan, jadwal penerbangan pun banyak yang mengalami penundaan atau delay.

Mengutip situs pelacakan penerbangan FlightAware, setidaknya ada 3 ribu jadwal penerbangan yang ditunda akibat cuaca buruk. Tak hanya itu, cuaca buruk musim dingin juga membuat kondisi jalan raya menjadi berbahaya.

Hujan es diprediksi terjadi di berbagai daerah terutama wilayah Texas. Warga diminta berhati-hati terhadap kondisi jalan yang licin.

“Jika anda bepergian, pelan-pelan dan hati-hati terutama saat mendekati jembatan dan jalan layang,” mengutip peringatan dari otoritas di Texas.

Pengemudi pun disarankan membawa senter, makanan serta air minum di kendaraan untuk mengantisipasi jika terjebak dalam keadaan darurat.

Sebelumnya, puluhan juta orang di Asia Timur menghadapi hawa dingin yang parah pada Rabu (25/1). Suhu di bawah nol derajat dan salju tebal membuat kekacauan perjalanan sejak libur Tahun Baru Imlek.

Kondisi tersebut membuat pakar iklim mengeluarkan peringatan bahwa cuaca ekstrem seperti itu buntut perubahan iklim.

Pejabat Korea Selatan sebelumnya mengeluarkan peringatan salju lebat pekan ini, seiring dengan penurunan suhu di Seoul mencapai -15 derajat Celsius.

Sedangkan di Jeju yang selama ini jadi pulau wisata populer mengalami pembatalan ratusan penerbangan karena cuaca buruk. Kapal-kapal penumpang juga batal berlayar karena gelombang besar.

Juru bicara Administrasi Meteorologi Korea Woo Jin-kyu mengatakan situasi tersebut merupakan salah satu sinyal kuat perubahan iklim.

“Udara dingin dari Kutub Utara telah mencapai Korea Selatan secara langsung,” kata Woo Jin-kyu, seperti diberitakan CNN, Rabu (25/1/2023).

Tak hanya Korea Selatan, Korea Utara juga mengalami cuaca ekstrem. Pemerintah menerbitkan peringatan kondisi cuaca ekstrem saat gelombang dingin melanda Semenanjung Korea.

Suhu beberapa kawasan Korea Utara diperkirakan di bawah -30 derajat Celsius. Profesor iklim di Universitas Hanyang, Seoul Yeh Sang-wook mengaitkan gelombang dingin ekstrem di Semenanjung Korea dengan angin Arktik dari Siberia. Ia juga menilai salju yang lebih lebat tahun ini disebabkan mencairnya lapisan es Arktik akibat pemanasan iklim.

“Saat es laut mencair, laut terbuka dan mengirimkan lebih banyak uap ke udara sehingga menyebabkan lebih banyak salju di utara,” kata Yeh Sang-wook.

“Tidak ada (penjelasan) lain. Perubahan iklim yang semakin parah dan ada konsensus di antara para ilmuwan global bahwa fenomena dingin semacam ini akan makin buruk di masa mendatang,” tuturnya.

Negara tetangga, Jepang, juga harus mengalami pembatalan ratusan penerbangan domestik sejak Selasa (24/1) karena salju tebal dan angin kencang yang menghambat jarak pandang.

Maskapai besar negara itu, Japan Airlines (JAL) dan All Nippon Airways (ANA) membatalkan 229 penerbangan karena kondisi tersebut.

Tak hanya di udara, transportasi darat seperti kereta berkecepatan tinggi juga dibatalkan. Japan Railway Group mengumumkan penangguhan perjalanan kereta berkecepatan tinggi antara stasiun Fukushima utara dan Shinjo.

Kondisi yang tak jauh berbeda juga dialami China. Otoritas meteorologi China juga memperkirakan penurunan suhu besar di beberapa bagian negara. Pada Senin (23/1), China mengeluarkan peringatan biru untuk gelombang dingin.

Peringatan biru adalah level terendah dalam sistem peringatan empat tingkat. Mohe, kota paling utara China, pada Minggu (22/1) mengalami penurunan suhu turun hingga -53 derajat Celsius. Berdasarkan ahli meteorologi, itu menjadi suhu terdingin yang pernah tercatat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*