
JoSS, SOLO – Pasangan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono bakal menggelar pernikahan pada 10-11 Desember mendatang. Serangkaian acara adat telah disiapkan, termasuk kirab pengantin pada saat ngunduh mantu 11 Desember 2022.
Dilansir dari detikJateng, Rabu (30/11/2022), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan kakak Kaesang, mengatakan titik dimulainya kirab di Loji Gandrung. Gibran mengatakan, meski Loji Gandrung menjadi salah satu lokasi prosesi pernikahan Kaesang dan Erina, tak ada aktivitas masyarakat yang dialihkan.
“CFD (car-free day) tetap bisa, seperti biasa aja. Yang mau CFD silakan,” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (30/11/2022).
Loji Gandrung sehari-hari bisa diakses oleh masyarakat. Bahkan masyarakat masih bisa melakukan swafoto di sana. Gibran pun mempersilakan masyarakat mengunjungi Loji Gandrung. “Silakan, rumah dinas kan tidak saya pakai. Bisa dipakai untuk semua,” ucapnya.
Gibran menambahkan, acara ngunduh mantu Kaesang bakal digelar di Loji Gandrung yang merupakan rumah dinas Wali Kota Solo. Sedangkan acara jamuannya digelar di Puro Mangkunegaran.
Ketika ditanya soal bangunan milik pemerintah boleh digunakan untuk acara pernikahan, Gibran mengatakan, Loji Gandrung hanya dipergunakan untuk lokasi start kirab.
Sementara itu, para relawan Jokowi yang akan menghadiri acara ngunduh mantu tersebut sudah memesan Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali untuk menginap.
“Dia (relawan Jokowi) itu pesan dua hari, tanggal 10 sampai 11 (Desember) sore. Ada 5.000 yang dipesan, 5.000 bed (tempat tidur),” kata Kepala Unit Pengelola Asrama Donohudan, Bambang Sumanto, Rabu (30/11/2022).
Para relawan Jokowi tersebut diperkirakan akan menghadiri resepsi ngunduh mantu pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo. Mereka akan menginap di AHD.
Bambang menyatakan, semua gedung di AHD yang berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali ini akan dipakai semua. Hal ini karena yang dipesan mencapai 5.000 tempat tidur.
“Gedung dipakai semua, termasuk gedung pertemuan mungkin seperti kemarin itu (saat dipakai peserta dan penggembira muktamar Muhammdiyah) di jejer kasur untuk tidur,” jelasnya.
Persiapan yang dilakukan di AHD, lanjut dia, seperti biasanya. Segala keperluan yang dibutuhkan panitia atau pihak pemesan akan dipenuhi. Jika inventaris di AHD, maka akan sewa ke vendor yang selama ini telah bekerja sama dengan AHD.
“Persiapannya ya seperti yang sudah-sudah, kita pokoknya setiap hari standby. Nanti kalau bed kita kurang ya nanti sewa dari luar, dari vendor kami untuk memenuhi permintaan dari relawan ini,” terangnya.
Seperti toilet portable yang harus ditambah. Pasalnya dari pihak pemesan minta disediakan toilet portable sebanyak 80 unit.
“Termasuk toilet portable ini perlu ditambah ya kita tambah juga. Toilet portable mintanya 80 unit,” imbuh dia.
Pihaknya mengaku tak tahu secara detail kegiatan-kegiatan para relawan di AHD nantinya. Apakah hanya menginap atau akan ada kegiatan lainnya. “Kegiatan nggak tahu persis, yang saya tahu dipesan untuk penginapannya itu,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply