
JoSS, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi sepak bola Liga 1 2022-2023 yang sebelumnya sempat tertunda akibat adanya tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Dia menambahkan bahwa rekomendasi-rekomendasi terkait evaluasi tragedi Kanjuruhan juga berjalan secara paralel.
“Kemarin pemerintah yang diwakili Pak Menko Polhukam kemudian saya mendampingi dan Pak Kapolri sudah mengumumkan dilanjutkan kembali kompetisi sepak bola Liga 1 2022-2023 yang tersisa, kan sempat ditunda karena ada kejadian di Kanjuruhan,” kata Menpora Zainudin Amali di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Lebih lanjut Menpora menjelakan dari evaluasi tentang rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan itu sudah mulai berjalan secara paralel, bahkan sudah ada tim yang melakukan pekerjaan tentang transformasi di federasi sepak bola Indonesia.
Zainudin menyebutkan alasan lainnya yakni tim nasional (timnas) Indonesia juga membutuhkan adanya kompetisi untuk menjaga kemampuan dan kondisi fisik pemain. Apalagi, sebentar lagi timnas Indonesia level senior akan mengikuti Piala AFF 2022 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 2023.
Dia menjelaskan bahwa kesiapan tim nasional menyangkut dua hal, yakni latihan dan kompetisi. Dari sisi latihan, timnas Indonesia sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di luar negeri yang dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong.
“Kalau untuk (timnas) U-20 sudah ke Turki dan Spanyol, tapi setelah itu yang kedua, harus ada kompetisi supaya mereka terasah terus kemampuannya. Jangan sampai dia sudah TC di luar negeri, begitu kembali kan harus dikembalikan kepada klubnya masing-masing, kemudian tidak ada kompetisi, maka pasti ini performanya akan turun lagi,” tuturnya.
Menpora juga menekankan bahwa dengan adanya peraturan kepolisian saat ini, maka penyelenggaraan pertandingan kompetisi Liga 1 akan sangat ketat, terutama dari sisi penonton.
Menurutnya, sebelum izin dikeluarkan, pihak kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Kementerian Kesehatan meninjau tempat-tempat pelaksanaan pertandingan.
“Sekarang kan masih bubble ya, tanpa penonton. Mudah-mudahan ini akan semakin baik tata kelola dan ekosistem di dalam persepakbolaan nasional sehingga ini juga akan membuat pembinaan-pembinaan kedepannya akan menjadi baik,” imbuhnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan meskipun kembali bergulir, nantinya pertandingan akan digulirkan tanpa adanya penonton.
“Jadwal yang sudah ditentukan akan diselesaikan dan PSSI atau pemerintah dan menpora akan mengendalikan ini dan Kapolri itu sudah menjamin dari segi-segi keamanannya. Penyelesaian kompetisi sepak bola ini, itu diizinkan tanpa ada penonton. Tanpa ada penonton,” ujar Mahfud mengutip dari youtube Menko Polhukam, Senin (5/12/2022).
Kemudian, Mahfud mengatakan bahwa sejumlah rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan dalam temuannya sudah berjalan. Salah satunya, lewat kehadiran Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
“Kemudian stadion-stadion sudah mulai dibangun disiapkan untuk direnovasi agar memenuhi standar internasional kemudian proses hukum terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, intinya semua yang disampaikan TGIPF sudah mulai berjalan untuk perbaikan ke depan,” katanya.
Sekadar informasi, melansir dari laman PT LIB, Mabes Polri telah mengeluarkan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa perizinan penyelenggaraan kegiatan olahraga dikeluarkan dari pihak kepolisian di level daerah kemudian ke pusat. Pada Jumat (2/12/2022) malam, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mendapatkan surat rekomendasi dari pihak kepolisian setempat untuk melanjutkan Liga 1 2022-2023.
Sebelumnya diinformasikan bahwa lanjutan kompetisi Liga 1 2022-2023 akan dilaksanakan dengan sistem bubble di Bantul (Stadion Sultan Agung), Sleman (Stadion Maguwoharjo), Magelang (Stadion M. Soebroto), Solo (Stadion Manahan), dan Semarang (Stadion Jatidiri).
“Ini kabar yang menggembirakan bagi kami dan semua klub Liga 1. Terima kasih kepada Mabes Polri, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian PUPR, dan Kementerian Kesehatan atas perhatian dan kerjasamanya selama ini,” kata Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus. (lna)

Leave a Reply