JoSS, SEMARANG – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (nataru) aman. Dia menambahkan meski ada kenaikan di sejumlah barang kebutuhan pokok, namun secara keseluruhan harga kebutuhan pokok relatif stabil.
Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak khawatir. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Rasamala, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (2/12/2022). Hadir bersama Menteri Perdagangan adalah Menteri BUMN Erick Thohir.
“Harga-harga bahan pokok cenderung stabil meski ada kenaikan pada beberapa barang. Cabe merah naik, tapi bawang dan cabe keriting tidak. Ayam turun, tadinya Rp35.000 sekarang turun menjadi Rp32.000 se kilogram,” jelasnya, dilansir dari solopos.com.
Dalam kesempatan itu, Zul turut menyapa para pedagang pasar, termasuk mereka yang berjualan di lantai dua. Dikatakan Zul, inflasi untuk bulan ini turun 5,42 persen setelah sebelumnya berada di angka 5,72 persen.
Zul juga menjawab pertanyaan sebagian masyarakat, terkait harga minyak goreng curang yang berbeda dengan minyak goreng literan. “Minyak goreng curah satu kilo Rp15.500, sementara minyak kita seliter Rp14.000, sebab satu kilogram itu isinya lebih banyak daripada satu liter,” jelas lelaki asal Lampung ini.
Zul menegaskan, ketersediaan bahan pokok terjamin sepanjang waktu pergantian tahun. Senada, Menteri BUMN Erick Thohir menjanjikan akan ada dana tak terduga yang disiapkan, untuk menalangi kenaikan harga bahan pokok sehingga harga jualnya tetap stabil.
“Jika ada barang harganya naik 5-10 persen maka pemerintah daerah akan turun membayar ongkosnya. Jadi misalnya telur ambil dari Blitar, maka ongkos ambilnya itu dibayar pemda,” tuturnya.
Usai melakukan pengecekan harga, Zul bergegas ke Universitas Diponegoro, dimana ia akan mengisi kuliah umum di kampus tersebut. (lna)

Leave a Reply