[widget id="text-5"]

Libur Nataru 2023, Wajib Vaksin Booster Bagi Pelaku Perjalanan

Nataru 2023 Vasib Booster
Ilustrasi, aktivitas di bandara Soetta (angkasapura2.co.id)

JoSS, Jakarta- Penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia cenderung semakin membaik pasca pandemi. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Satgas penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisamito dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 yang mengangkat tema Kesiapan Infrastruktur dan Prokes Nataru, Senin (19/12/2022).Vaksin booster diharapkan mencegah terjadinya transmisi penularan Covid-19 antar pelaku perjalanan pada saat libur Nataru 2023.

Libur Nataru 2022-2023 memiliki prinsip yang sama dengan tahun sebelumnya. Di mana masyarakat perlu memastikan imunitasnya tetap terjaga apabila hendak melakukan perjalanan nataru.

Wiku mengatakan, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat positivity rate periode 14-20 November 2022 di Indonesia mencapai 20,5 persen.

” Daya tahan tubuh yang tinggi itu akan menjaga diri kita tertular selama masa aktivitas nataru, jadi untuk yang belum booster segera pastikan kondisi sehat di perjalanan,” tuturnya.

” Positivity rate Covid-19 di Indonesia sudah di bawah 10 persen walaupun sempat naik pada November 2022,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi ini harus terus dijaga, meskipun dari vaksinasi dosis 1 dan 2 sudah memiliki cangkupan yang baik, tetapi vaksin booster atau vaksinasi dosis ketiga ini tetap harus ditingkatkan untuk anggota masyarakat yang belum mendapatkannya.

“Untuk itu pelaku perjalanan wajib booster atau vaksinasi Covid-19 dosis ketiga ketika menjalani aktivitas libur nataru,” tuturnya.

Aturan ini sesuai dengan peraturan pemerintah yang diedarkan melalui surat Satgas yang ditujukan untuk pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 24 untuk pelaku perjalanan dalam negeri dan 25 untuk yang pelaku perjalanan luar negeri.

” Prinsipnya, setiap orang sudah booster karena sistem itu sudah terintegrasi dengan sistem Peduli Lindungi yang ada ditempat-tempat publik, termasuk terminal, bandara, pelabuhan, dan stasiun,” jelasnya.

Satgas Covid-19 tengah memperkirakan adanya kenaikan volume pelaku perjalanan yang signifikan pada saat libur Nataru.

” Harapannya masyarakat yang memang sudah memenuhi syarat itu harusnya nggak ada hambatan sama sekali dalam melakukan perjalanan,” terangnya.

” Daya tahan tubuh yang tinggi itu akan menjaga diri kita tertular selama masa aktivitas nataru, jadi untuk yang belum booster segera pastikan kondisi sehat di perjalanan,” tuturnya.

Wiku menjelaskan, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai berkurang bahkan pada 16 Desember kemarin menyentuh 860 kasus perhari.

” Memang beberapa waktu lalu sampai pertengahan November terjadi peningkatan satu hari bisa di atas 8 ribu tapi setelah itu, menurun,” jelas dia.(djs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]