Rishi Sunak, Imigran Tajir Keturunan India Pertama Yang Jadi PM Inggris

PM Inggris
Rishi Sunak menjadi PM Inggris pertama keturunan India dan termuda, setelah para pesaingnya mundur dari pencalonan. (Foto: AP/Oli Scarff)

KEHIDUPAN pribadi Rishi Sunak mulai dikorek public setelah dirinya resmi menjabat sebagai perdana Menteri Inggris yang baru. Sunak resmi jadi Perdana Menteri Inggris usai direstui Raja Charles III di Buckingham Palace, Selasa (25/10).

Rishi Sunak terpilih menjadi pemimpin Partai Konservatif sekaligus Perdana Menteri (PM) Inggris menggantikan Liz Truss yang mengundurkan diri karena kekacauan ekonomi Inggris saat di bawah kepemimpinannya.

Dia menjadi PM Inggris termuda dan terkaya. Kekayaannya melampaui kekayaan Raja Charles III. Sunak menjadi keturunan India pertama yang memimpin Inggris, dan menjadi PM Inggris termuda dalam sejarah Inggris.

Selain itu, ada hal yang mencuri perhatian tentang Rishi Sunak, yaitu harta kekayaannya yang sangat tinggi. Rekor terbaru dibuat oleh Sunak.

Dia menjadi perdana menteri terkaya di Inggris. Dilansir dari the guardian, Selasa (25/10/2022), jumlah kekayaan Sunak dan istrinya, Akshata Murty apabila digabungkan, sebanyak 730 juta poundsterling atau Rp12,9 triliun pada tahun 2022.

Melansir Sunday Times Rich List, Sunak menjadi orang terkaya di posisi ke-222 di Inggris saat ini. Kekayaan Sunak ternyata juga mengalahkan harta Raja Inggris, yaitu Raja Charles III.

Raja Charles III memiliki harta sebanyak US$ 600 juta atau sekitar Rp 8,88 triliun pada saat telah naik tahta. Sumber-sumber kekayaan Sunak berasal dari bisnis teknologi dan investasi. Istri Sunak merupakan anak konglomerat India, Narayana Murty. Dilansir dari Forbes, bahwa Narayana Murty memiliki harta kekayaan sebesar US$ 4,5 miliar atau setara Rp702 triliun.

“Sahamnya 0,9 persen di perusahaan IT ayahnya Narayana Murty Infosys, diperkirakan bernilai sekitar 690 juta pound, menghasilkan pendapatan dividen 11,6 juta pound tahun lalu,” dilansir dari BBC News, Selasa (25/10/2022).

Sunak merupakan salah satu menteri yang populer di kabinet Johnson. Namanya terus meroket setelah menjadi salah satu menteri pertama di kabinet yang menyatakan mundur dari jabatan sebagai bentuk protes terhadap Johnson.

Saat itu, Sunak bahkan menegaskan tidak memiliki alasan lagi untuk berada di kabinet Johnson lantaran pemerintah sudah tidak bisa dipercaya gegara rentetan skandal yang muncul.

Langkah Sunak itu pun akhirnya diikuti oleh sembilan menteri dan puluhan pejabat lainnya hingga memicu Johnson akhirnya mengundurkan diri awal Juli lalu.

Sunak dinilai sebagai ahli kebijakan yang berorientasi pada detail. Politikus keturunan India-Afrika Timur itu merupakan pendukung kuat Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit). (lna)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*