
JoSS, DENMARK – Pasangan pebulutangkis Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menang dramatis atas Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada perempat final Denmark Open 2022 yang berlangsung Jyske Bank Arena, Jumat (21/10).
Kevin/Marcus sempat tertinggal 15-21 dari Leo/Daniel di gim pertama. Ganda putra peringkat dua dunia itu kemudian bangkit di dua gim terakhir. Namun Kevin/Marcus dibuat kerja keras untuk bisa meraih kemenangan 22-20 dan 22-20 sebelum melangkah ke semifinal Denmark Open 2022.
“Gim pertama kami kesulitan tidak bisa mengembangkan permainan. Awal gim kedua kami juga masih kesulitan di awal. Sempat di gim ketiga awal-awal kami mengalami kesulitan, tetapi akhirnya kami bisa mengembalikan kedudukan karena di akhir gim, lawan malah banyak melakukan kesalahan sendiri. Pada pertandingan seperti ini, kami harus bermain tenang, tidak panik, dan terus mencoba,” ujar Kevin usai laga.
Sementara itu Marcus menganggap dia dan Kevin beruntung bisa menang karena Leo/Daniel sering melakukan kesalahan sendiri di poin-poin krusial.
“Kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini. Hari ini kami lebih beruntung dibandingkan mereka. Laga berjalan ketat, terbukti terjadi kejar mengejar angka, lawan juga saat ini dalam tren yang sangat baik di laga ini. Kami lebih beruntung di laga ini mengingat di akhir gim lawan banyak melakukan kesalahan sendiri,” ucap Marcus.
Sukses Kevin/Marcus juga diikuti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menang dua gim langsung atas Lu Ching Yao/Yang Po Han 21-12 dan 21-15.
Sementara itu, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti gagal lolos ke semifinal Denmark Open 2022 usai kalah dari wakil Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida, Jumat (21/10).
Duel berlangsung ketat sejak awal gim pertama. Kedua pasangan sama-sama tampil agresif untuk merebut kemenangan.
Apriyani/Fadia sempat unggul 11-9 di pertengahan gim pertama. Akan tetapi, Matsuyama/Shida mampu memberikan perlawanan sengit dan berkali-kali menyamakan skor hingga 15-15.
Servis yang buruk dari Shida membuat ganda putri Indonesia unggul 16-15. Apriyani/Fadia pun mampu meraup dua poin tambahan untuk memperlebar keunggulan Indonesia jadi 18-15.
Smes keras Fadia menyambut bola tanggung sukses mengakhiri gim pertama dengan keunggulan 21-17. Uniknya, smes Fadia di depan net mengenai kepala Matsuyama yang sudah berusaha mengelak.
Di awal gim kedua, Matsuyama/Shida mencoba tampil lebih agresif dan berhasil unggul 11-5. Apriyani/Fadia makin kesulitan meredam serangan lawan hingga takluk 14-21.
Duel sengit terjadi di awal gim ketiga. Apriyani/Fadia sempat tertinggal dua poin namun mampu menyamakan kedudukan 2-2. Namun, kesalahan yang dilakukan pasangan Indonesia membuat Matsuyama/Shida unggul 9-4. (lna)
Smes eror Fadia yang gagal menyeberang menjadi keuntungan bagi ganda Jepang. Matsuyama/Shida pun mengunci keunggulan 11-6 di pertengahan laga.
Pertahanan solid yang dipertontonkan Matsuyama/Shida membuat Apriyani/Fadia frustrasi hingga akhirnya melakukan kesalahan sendiri. Indonesia tertinggal 9-14.
Apriyani/Rahayu gagal bangkit dan terpaksa menyerah 12-21 di akhir gim ketiga. Dengan demikian ganda putri Indonesia tersingkir di Denmark Open 2022.

Leave a Reply