
JoSS, SEMARAMG – Prodi Manajemen FEB Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menggelar pembekalan mahasiswa Kewirausahaan Merdeka Internal dengan mengusung tema “Membangun Jiwa Kewirausahaan”.
Pembekalan ini juga merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digalakkan oeleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Pembekalan kepada mahasiswa dengan yang dilakukan pada Minggu (25/9/2022) ini menghadirkan alumni yang telah sukses menjadi pengusaha untuk berbagi ilmu bagi adik angkatan mahasiswa. Acara yang dimulai pukul 13.30 -16.30 WIB itu diikuti oleh 10 peserta, mahasiswa Program Studi di Manajemen.
Acara tersebut ditujukan bagi Mahasiswa yang mengikuti program Kewirausahaan Merdeka untuk memberi bekal mahasiswa agar lebih mengetahui ilmu dalam berwirausaha dan strategi yang perlu dikiatkan dalam membangun usaha.

Hadir sebagai narasumber yaitu Kurnia Okik Sisdayan, S.M yang memiliki usaha di beberapa tempat dan merupakan alumni dari Prodi Manajemen FEB Unwahas.
Pembekalan yang dilaksanakan pada Minggu (25/9/2022) di tempat usaha milik Pemateri yang berlokasi di Wonosari, Kec. Ngaliyan Kota Semarang ini diikut oleh para peserta dari Mahasiswa Program Kewirausahaan Merdeka Internal.
Dalam paparannya, Kurnia membagikan pengalamannya dalam merintis usaha, terkait bagaimana memanfaatkan media sosial untuk promosi usaha. “Dalam berwirausahaa kita harus memiliki keunggulan di usaha kita, saat ini kita juga penting untuk Memanfaatkan media sosial untuk menunjang perkembangan usaha, agar lebih dikenal masyarakat,” jelasnya.
Dia menjelaskan bahwa berirausaha juga membutuhkan komitmen, konsisten, telaten. “Dalam memulai suatu hal jangan setengah-setengah, artinya harus total dan konsisten. Calon pengusaha juga harus memiliki mental yang kuat,” tuturnya.
Kurnia juga memaparkan kiat sukses dalam menjalankan usahanya yakni tidak perlu membicarakan planning kepada orang lain dan sering mengikuti pelatihan wirausaha. “Tak perlu membagikan planning kita kepada orang lain, dan yang lebih penting lagi tidak mengharapkan untung yang tinggi, sedekah, menghindari persaingan yang tidak baik,” pungkasnya. (lna)


Leave a Reply