Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia di RS Malaysia

Azyumardi Azra
Ketua Dewan Pers 2022 - 2025 Prof Azyumardi Azra (dewanpers.or.id)

JoSS, SELANGOR – Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Serdang, Selangor, Malaysia pada Minggu (18/9) pukul 12.30 waktu setempat.

Berdasarkan surat kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit, disebutkan penyebab kematian Azyumardi karena terdapat kelainan pada jantung.

Azyumardi juga dinyatakan terinfeksi virus corona (Covid-19) berdasarkan hasil pemeriksaan. Ia sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Serdang sejak Jumat (16/9).

Azyumardi juga sempat mengalami sesak nafas dalam penerbangan menuju Kuala Lumpur. Istri dan anak Azyumardi yang mewakili pihak keluarga juga telah tiba di Kuala Lumpur pada Sabtu (17/9).

Kedatangannya ke Malaysia guna menjadi narasumber pada acara Konferensi Internasional Kosmopolitan Islam yang diselenggarakan oleh Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) di Selangor, Malaysia pada Sabtu (17/9/2022).
Keluarga menyebut jenazah Azyumardi dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Senin (19/9) malam. Dilanjutkan pada Selasa (20/9) pagi akan disalatkan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Hari Selasa (20/9) paginya disalatkan di UIN, pelepasan di UIN baru ke makam. Kami masih nunggu dari UIN apakah (disalatkan) di Masjid SC (Student Center) atau di auditorium,” kata Keponakan Azyumardi Armia Putriana.

Armia juga menegaskan bahwa lokasi pemakaman Azyumardi tidak akan berubah. Azyumardi akan tetap dimakamkan di Blok Z Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Adapun Azyumardi merupakan Ketua Dewan Pers periode 2022-2025. Ia juga dikenal sebagai salah satu intelektual Islam terkemuka. Karya-karyanya tersebar di jurnal ilmiah hingga media massa.

Selain itu Azyumardi produktif menulis buku. Beberapa karyanya yang dikenal luas antara lain Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII (2004); Renaisans Islam Asia Tenggara (1999); Pergolakan Politik Islam (1996).

Azyumardi juga tercatat sebagai guru besar UIN Syarif Hidayatullah. Dia juga mendapatkan gelar ‘Commander of the Order of British Empire (CBE)’ dari Ratu Elizabeth II pada tahun 2010 lalu

Jenazah Azyumardi Azra dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Senin (19/9) malam. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak keluarga.

“Insyaallah kalau tidak ada perubahan lagi, hari Senin (19/9) malam sekitar jam 11 malam sudah sampai ke Indonesia. Disemayamkan terlebih dahulu di rumah,” kata Armia Putriana, keponakan Ayumardi, di Ciputat Timur, Banten, pada Minggu (18/9), seperti dikutip dari Antara.

“Hari Selasa (20/9) paginya disalatkan di UIN, pelepasan di UIN baru ke makam. Kami masih nunggu dari UIN apakah (disalatkan) di Masjid SC (Student Center) atau di auditorium,” lanjutnya.

Selain itu, Armia juga mengatakan ada perubahan jadwal penerbangan untuk memulangkan Azyumardi dari Malaysia ke Indonesia.

“Jadi, habis pengajian tadi info dari KBRI ada perubahan jadwal yang awal penerbangan pertama menjadi penerbangan terakhir. Tetapi, untuk prosedur pemakaman semua tidak ada perubahan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa lokasi pemakaman Azyumardi tidak akan berubah. Ketua Dewan Pers itu akan tetap dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

“Masih, tidak ada perubahan. Tetap di Taman Makam Pahlawan Blok Z. Perubahannya hanya waktu. Mohon doanya semoga tidak ada perubahan lagi,” ucapnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*