
JoSS, LONDON – Kerajaan Inggris mengumumkan hari pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September akan menjadi hari libur nasional. Hari libur pemakaman ratu ini berlaku seperti hari libur nasional lainnya di Inggris. Perusahaan bisa memasukkan hari libur ini sebagai bagian dari cuti pekerja.
Sang ratu sendiri meninggal pada 8 September lalu dalam usia 96 tahun, setelah memerintah Inggris selama tujuh decade lamanya.
Hari libur ini membuat setiap orang, pengusaha dan organisasi dapat memberi penghormatan kepada Ratu Elizabeth II dan memperingati pemerintahannya serta menandai hari terakhir periode berkabung nasional.
The Guardian menjelaskan Raja Charles III telah menyetujui pemakaman Ratu Elizabeth II sebagai hari libur nasional. Ini merupakan pemakaman pertama pemimpin monarki di Inggris sejak 1965.
Ketua Dewan Inggris mengatakan, “Draf dari dua proklamasi. Satu – menetapkan hari pemakaman kenegaraan mendiang Yang Mulia sebagai hari libur nasional di Inggris, Wales dan Irlandia Utara.
Dua – menetapkan hari pemakaman kenegaraan mendiang Yang Mulia sebagai hari libur nasional di Skotlandia”. Raja Charles III menjawab, “Disetujui”.
Adapun Jenazah ratu kini sudah berada di Istana Holyroodhouse di Edinburgh setelah dibawa dari Kastil Balmoral di Aberdeenshire.
Di ibu kota Skotlandia itu peti mati akan dibawa ke Katedral ST Giles untuk diistirahatkan sampai Selasa. Kemudian peti jenazah akan dipindahkan ke Istana Buckingham di London, sebelum disemayamkan di Westminster Hall mulai Rabu.
Perjalanan peti mati Ratu Elizabeth II dari rumahnya di Istana Balmoral ke Edinburgh Minggu (11/9/2022) memakan waktu enam jam. Sepanjang perjalanan warga diizinkan berbaris di jalanan yang ditempuh untuk memberikan penghormatan kepada Ratu.
Sebagaimana diberitakan Reuters, peti mati Ratu telah ditempatkan di aula Istana Balmoral, dihiasi dengan bendera Kerajaan Skotlandia dan bunga. Peti mati itu bakal ditempatkan di mobil jenazah oleh enam pengawas.
Setelah itu, Ratu bersama anak perempuannya, Putri Anne, bakal pergi dari Istana Balmoral menuju Edinburgh. Peti mati Ratu kemudian bakal ditaruh di ruang tahta Istana Holyroodhouse.
Sementara itu, pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth akan dilakukan di Westminster Abbey pada 19 September. Sebelum dimakamkan, peti mati Ratu bakal dibawa ke London, melewati serangkaian prosesi, lalu dipindahkan dari Istana Buckingham ke Aula Westminster.
Peti mati Ratu lalu bakal didiamkan di Westminster selama empat hari, memberikan kesempatan masyarakat untuk melayat monarki Inggris terlama mereka.
Kematian Ratu menambah duka bagi keluarga kerajaan, yang baru saja kehilangan Pangeran Philip pada 2021. Tak hanya itu, anak Ratu yang lain, Pangeran Andrew, sempat dituding melakukan pelecehan seksual.
Bahkan, cucu Ratu, Pangeran Harry, bersama istrinya Meghan, memutuskan keluar dari keluarga kerajaan dan hidup di California. Di sisi lain, kematian Ratu Elizabeth II membuat Pangeran Charles, anaknya, secara otomatis menjadi penerus takhta Inggris dengan gelar Raja Charles III.
Dilansir dari CNNIndonesia, kematian Ratu juga tampak mulai memperbaiki hubungan Harry-Meghan dengan keluarga kerajaan.
Harry, Meghan, Pangeran William, dan Kate tampak bertemu dengan pelayat secara bersama-sama di Istana Windsor pada Sabtu (10/9), setelah hubungan mereka runyam. (lna)

Leave a Reply