Hadirkan Dr. Muhammad Shidqon Prabowo Unwahas Gelar Pembekalan Mahasiswa Kewirausahaan Merdeka  

Pembekalan Mahasiswa Kewirausahaan Merdeka
MBKM Kewirausahaan Merdeka  melakukan pembekalan kepada mahasiswa dengan mengusung tema "Membangun Jiwa Wirausaha berbasis Aswaja"  pada Senin (19/9/2022). (foto: istimewa)

JoSS, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menggelar pembekalan mahasiswa Kewirausahaan Merdeka dengan mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Berbasis Aswaja”. Pembekalan ini juga merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

MBKM Kewirausahaan Merdeka  melakukan pembekalan kepada mahasiswa dengan mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha berbasis Aswaja”  pada Senin (19/9/2022). Acara yang dimulai pukul 08.30 -10.30 WIB itu diikuti oleh 14 peserta, mahasiswa Program Studi di Manajemen, Akuntansi dan PAI.

Acara tersebut ditujukan bagi Mahasiswa yang mengikuti program Kewirausahaan Merdeka untuk memberi bekal mahasiswa agar lebih mengetahui ilmu dalam berwirausaha utamanya dalam menerapkan nilai aswaja di dalamnya.

Hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Muhammad Shidqon Prabowo, SH., MH yang memiliki usaha dan sudah menerapkan nilai aswaja di dalam usahanya.

“Pembahasan terkait tema tesebut dimaksudkan agar dalam melaksanakan program wirausaha, mahasiwa harus mengetahui ilmu yang bisa membantu untuk membangun usaha tersebut,” jelas Dr. Muhammad Shidqon Prabowo, SH., MH.

Dia menambahkan sebagai umat Islam utamanya di lingkup Universitas Wahid Hasyim, diwajibkan untuk memahami  pentingnya nilai-nilai aswaja yang harus ditanamkan dalam mahasiswa terutama saat membangun usahanya.

Pembekalan yang dilaksanakan pada Senin (19/9/2022) di Jl. Sawah Besar Timur 1 No.99 RT9/RW2 Kaligawe Semarang ini diikut oleh para peserta dari Mahasiswa Program Kewirausahaan Merdeka Internal, Mahasiswa P2MW.

Dalam paparannya, Dr. Muhammad Shidqon Prabowo, SH., MH., menjelaskan dalam berwirausaha itu terdapat rahmat, amanah, ibadah, takkhaluq, izzah. Dia juga menjelaskan bagaimana karakter wirausaha dan ayat yang ada hubungannya dengan berwirausaha.

“Wirausahaa perspektif aswaja yakni  al wafa bil ahdi, terdir dari Tuhan, alam, sesama manusia,” tuturnya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan paradigma kewirausahaan berbasis mabadi: kesatuan (tauhid), keadilan, kehendak bebas, pertanggungjawaban. “Dalam berwirausaha juga berbagi (shodaqoh),” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*