
JoSS, SEMARANG – Seorang mahasiswi ditemukan tewas di belakang apartemen di Jalan prof Sudarto Banyumanik, tembalang Kota Semarang. Wanita yang diketahui asal Bogor itu tewas seketika setelah terjun dari lantai 9 apartemen di dekat kampus Undip tersebut.
“Diduga loncat dari melalui jendela. Lantai 9,” kata Kapolsek Banyumanik Kompol Benny Hartawan saat dimintai konfirmasi, Jumat (2/9/2022). Disebutnya korban tewas di tempat. Lokasi jatuhnya korban saat ini dipasangi garis polisi. “Benar kejadian dimaksud korban meninggal dunia,” jelas Benny.
Sementara itu, salah satu saksi, Khaironi (36) yang merupakan pekerja bangunan di dekat apartemen tersebut mengetahui langsung peristiwa tersebut. Tempatnya bekerja kebetulan menghadap langsung lokasi jatuhnya wanita tersebut. Dia menyebut wanita itu terjatuh sekitar pukul 09.00 WIB tadi.
Melihat ada seseorang terjatuh, dia bersama lima temannya lalu berteriak untuk memberi tahu penjaga keamanan apartemen itu. Tak lama, sekuriti apartemen lalu datang ke lokasi kejadian.
“Langsung dari satpam itu paling selisih tiga menit. Ada yang teriak dari pihak sini ‘Pak ada orang jatuh ada orang jatuh’ soalnya yang tahu pertama kan di sini, soalnya dengar bruk terus dilihat apa ternyata orang jatuh. Tapi nggak dekat soalnya ada pagar,” jelasnya.
Saksi menyebut polisi datang sekitar pukul 09.30 WIB. Saat dievakuasi, Khaironi melihat korban dibawa dengan kantong jenazah. “Dibawanya pakai kantong jenazah,” ujarnya, dilansir dari detikJateng.com.
Terkini, korban diketahui bernama Katherine Ann Saunders (19) warga Taman Sari Persada Bogor, Jawa Barat, yang berstatus mahasiswa baru Universitas Katolik (Unika) Sugiyopranoto Semarang, demikian dilansir dari CNNIndonesia.
Pihak pengelola apartemen langsung menghubungi Polsek Banyumanik yang kemudian datang bersama tim Inafis Polrestabes Semarang.
Dari penyelidikan sementara, korban lompat dari kamar 922 yang ada di lantai 9, dimana kamar tersebut teridentifikasi dihuni oleh seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro bernama Muhammad Einstein.
Kapolsek Banyumanik Kompol Benny Hartawan menyebut korban dengan pemilik kamar apartemen merupakan pasangan kekasih.
“Sementara ini yang kita ketahui identitas korban, terus identitas pemilik kamar. Korban dan pemilik kamar ini pacaran”, ujar Benny di lokasi kejadian.
Untuk kepentingan penyelidikan, Einstein yang juga pacar korban dibawa petugas untuk dimintai keterangannya. Kasus ini didalami aparat Polsek Banyumanik dan Polrestabes Semarang. Belum diketahui apakah alasan mahasiswi melompat karena bunuh diri.
Belum diketahui penyebab pasti jatuhnya korban dari lantai sembilan apartemen itu. Meski demikian, korban diketahui merupakan perempuan muda berusia belasan tahun asal Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Kanit Reskrim Polsek Banyumanik, Iptu Toni Hendro, mengaku masih menyelidiki penyebab kematian korban. Ia pun saat ini masih memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.
Sesaat kemudian, beberapa rekannya mencoba mendekati asal suara. “Ketika saya lihat, ada jasad perempuan dengan perut terbuka dan bagian bawah baju menutupi kepala,” jelas pekerja bangunan itu.
Tim Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui merupakan mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Semarang.
Jenazah korban saat ini telah dibawah ke RSUP dr Kariadi, Semarang. Sementara, aparat Polsek Banyumanik masih memeriksa dua pekerja bangunan dan beberapa saksi, termasuk kekasih korban yang merupakan pemilik apartemen. (lna)

Leave a Reply