BSU Tahap Pertama Cair Hari Ini Senilai Rp2,61 Triliun Bagi 4,36 Juta Orang, Cek Rekening Bank Himbara

BSU Tahap Pertama Cair Hari Ini Senilai Rp2,61 Triliun
Ilustrasi uang - BSU Tahap Pertama Cair Hari Ini Senilai Rp2,61 Triliun (Pixabay)

JoSS, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan telah memproses pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 bagi pekerja atau buruh. Pencairan dana BSU tahap pertama bagi 4,36 juta orang pekerja/buruh dengan anggaran mencapai Rp 2,61 triliun.

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, dana BSU senilai Rp 600.000 sudah bisa diambil secara bertahap mulai Senin (12/9/2022) sesuai operasional Bank Himbara atau Himpunan Bank Milik Negara, yang terdiri atas Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

“Insya Allah dana BSU Rp600.000 bisa diambil secara bertahap mulai Senin depan sesuai operasional Bank Himbara. Saya mengingatkan, tahap pertama ini penerima BSU yang sudah memiliki rekening Bank Himbara ya,” kata Anwar, dalam siaran resminya, dikutip Senin (12/9/2022).

Lebih lanjut dia menyebutkan per Jumat malam kemarin (9/9/2022), pihaknya telah memproses pencairan dana BSU tahap pertama bagi 4,36 juta orang pekerja/buruh dengan anggaran mencapai Rp 2,61 triliun.

Dia menambahkan dana tersebut diteruskan kepada Bank Himbara selaku Bank Penyalur melalui KPPN untuk selanjutnya disalurkan kepada para penerima BSU tahap pertama. Anwar juga mengatakan, diperlukan proses verifikasi, validasi, dan pemadanan data sesuai dengan kriteria yang diatur pada Permenaker BSU 2022 sebagai upaya untuk menjaga ketepatan sasaran dan akuntabilitas.

Anwar juga menuturkan, Kemenaker telah menerima 5,09 juta data calon penerima BSU tahun 2022 dari BPJS Ketenagakerjaan. Data tersebut kemudian dilakukan verifikasi, validasi, dan pemadanan data sebelum ditetapkan sebagai penerima BSU.

Setelah dilakukan proses tersebut, terdapat 4,36 juta orang pekerja atau buruh yang dapat menerima BSU di tahap pertama.

“Kami memahami bahwa BSU 2022 sangat ditunggu oleh pekerja atau buruh, namun selain cepat kami juga harus menjaga prinsip ketepatan sasaran dan akuntabilitas dari program ini. Saya berterima kasih kepada para buruh yang telah sabar menunggu pencairan BSU 2022,” jelas Anwar.

Anwar menambahkan, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terkait BSU, termasuk pengecekan status penyaluran, melalui kanal bsu.kemnaker.go.id.

Lalu bagaimana mekanisme penyaluran BSU 2022? Melalui akun Instagram resmi @kemnaker, nantinya pemerintah dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan memilih data calon penerima yang memenuhi syarat.

Kemudian, Kemenaker akan melakukan check and screening seperti kelengkapan data, kesesuaian format data, dan duplikasi data, serta pemadanan data.

Jika data clean dan lengkap, data akan dilimpahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kemenkeu. Nantinya, KPPN melakukan pencairan dana ke rekening Himbara (Bank Himbara, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan PT Pos Indonesia).

Untuk dana yang disalurkan melalui Pos Indonesia, penyaluran akan dilakukan secara langsung ke BSU dengan cara: Penerima datang langsung ke kantor pos, Petugas Pos datang ke komunitas/perusahaan, atau Diantar langsung ke rumah penerima BSU.

Adapun, Pos Indonesia akan melakukan pembukuan rekening Posgiro secara kolektif untuk seluruh penerima BSU. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*