
JoSS, SOLO – Kelompok musik asal Amerika Serikat (AS) Dream Theater bakal menggelar konsernya Rabu (10/8/2022) malam di Stadion Manahan Solo. Konser bertajuk ‘Top of The World Tour’ ini bakal dihadiri 10.000 penonton.
Penyelenggara konser mewajibkan pengunjung telah divaksin Covid-19 dua dosis dengan bukti sertifikat atau melalui aplikasi PeduliLindungi untuk bisa masuk ke venue konser.
CEO Rajawali Indonesia selaku promotor konser Dream Theater, Anas Syahrul Alimi mengatakan syarat tersebut dilakukan sesuai petunjuk pemerintah untuk mencegah penularan Covid- 19.
“Kita mewajibkan vaksin (COVID-19) minimal dosis dua sebagai syarat masuk,” kata Anas dalam jumpa pers di Hotel Alila, Solo, Selasa (9/8/2022).
Namun dia masih memperbolehkan pengunjung yang baru mengikuti vaksin satu dosis dengan syarat tambahan. Pengunjung wajib menunjukkan hasil tes swab PCR atau mengikuti vaksinasi dosis kedua di tempat yang disediakan panitia.
Rajawali menggandeng Dinas Kesehatan Kota Solo untuk melakukan vaksinasi. Pemkot Solo menyiapkan 5.000 dosis vaksin untuk pengunjung. “Kami menyiapkan tempat vaksinasi untuk pengunjung yang baru satu kali vaksin. Atau bisa menunjukkan swab PCR dengan hasil negatif,” ujarnya.
Anas mengatakan, pengunjung yang belum divaksin sama sekali tidak diperbolehkan masuk ke arena konser. Akan tetapi, dia memperbolehkan masuk pengunjung yang belum divaksin, namun dengan surat keterangan dokter.
“Kalau memang tidak diperbolehkan vaksin karena faktor kesehatan, silakan membawa surat keterangan dokter. Tapi kalau belum divaksin dan tidak membawa keterangan dokter, mohon maaf tidak diperbolehkan masuk,” katanya.
Sementara itu sejak kemarin, satu per satu personel kelompok musik asal Amerika Serikat (AS) ini mulai tiba di Solo jelang konser, Rabu pekan ini (10/8). Di antaranya Mike Mangini yang merupakan drummer Dream Theater sudah tiba di Solo, Senin (8/8/2022) pagi.
“Sudah sampai di Solo jam 07.00 WIB. Member lain nanti malam baru mendarat (di Indonesia). Besok pagi dini hari sampai di Solo,” katanya.
Mengenai persiapan konser tersebut, dikatakannya, sejauh ini sudah mencapai 100 persen. Bahkan untuk penjualan tiket sudah sesuai dengan yang disediakan.
“Sudah ada 7.000 tiket terjual, 2.000 loyalti program dengan beberapa sponsor. Sedangkan ada 1.000 tiket yang kami keep untuk hari H, karena banyak sekali teman mengakomodir yang tidak bisa beli online. Jadi on the spot kami siapkan 1.000 tiket,” katanya.
Untuk harga tiket konser yang dijual di tempat, untuk festival sebesar Rp1,5 juta dan festival B harganya Rp1 juta.
Ia mengatakan, nantinya grup band dengan personel James Labrie sebagai vokal, John Myung pada bass, John Petrucci pada gitar, Jordan Rudess pada keyboard, dan Mangini pada drum tersebut akan konser selama dua jam dengan membawakan sejumlah lagu andalan. Untuk panggung dipastikan akan didesain semewah mungkin dengan dipenuhi oleh LED.
“Di panggung akan dipenuhi dengan LED di belakang, di samping kanan kiri juga ada LED ukuran besar. Panggung dan backdrop ada LED ukurannya sangat besar, untuk stage-nya hampir 30×18 meter,” katanya.
Sementara itu, untuk pengamanan, dikatakannya, akan menggunakan standar internasional. Selain itu, ada 750 petugas keamanan yang bersiaga. “Insha Allah semua aman dan nyaman,” katanya.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dalam jumpa pers di Solo, Rabu, mengatakan pertunjukan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
“Kami sambut baik terutama event internasional yang ada di Solo. Ini juga untuk mengobati kangen terutama anak muda di Solo yang mencintai musik keras. Kemarin (beberapa waktu lalu) sebetulnya sudah ada Rock in Solo tapi kan masih terbatas,” katanya.
Meski demikian, mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi di Solo, ia berpesan kepada panitia untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. (lna)

Leave a Reply