
PENYANYI Melly Goeslaw tengah menjalani tindakan operasi bariatrik hari ini, Minggu (17/7/2022). Kabar ini disampaikan langsung oleh istri Anto Hoed itu melalui unggahan terbarunya di Instagram.
Penyanyi sekaligus penulis lagu 48 tahun itu membagikan momen persiapannya sebelum melakukan operasi bariatrik. Alih-alih takut ataupun tegang, Melly justru terlihat sangat antusias untuk menjalani tindakan medis tersebut.
“Bismillah aku mau membagikan momen bahagiaku, salah satu langkah besar di hidupku, yang ternyata sangat menyenangkan. Aku melakukan Bariatric,” tulis Melly Goeslaw dalam keterangan, Minggu (17/7/2022).
Dalam video, Melly yang mengenakan hijab hitam tampak sumringah saat duduk di atas ranjang, ditemani sang suami. Dia tak henti-hentinya memegang erat tangan Anto dan meminta pelukan yang hangat dengan manja.
Baca juga: Banyak Pasangan Menikah di Bulan Besar, Ini Alasannya
Anto Hoed pun memeluk mesra hingga mengecup kening dan pipi Melly sebelum melakukan operasi besar itu. Aura kebahagiaan begitu terpancar dari pasangan tersebut. Lebih lanjut, Melly dalam keterangan berjanji akan membagikan hasil dari operasi bariatrik yang dijalaninya.
Dia berharap pengalamannya ini bisa menjadi pembelajaran untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. “Dr Peter bikin aku jadi super excited melakukan Bariatric. Gak sabar deh aku pengen share hasilnya,” tambahnya.
Tak lupa, Melly pun mengucapkan terima kasih kepada sang suami yang selalu siap siaga dan setia menemaninya. “Terimakasih my love @antohhoed selalu support dan mendampingiku,” tutupnya.
Lantas apa itu operasi Bariatrik?
Melansir laman Mayo Clinic, operasi bariatrik adalah pembedahan yang dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan. Operasi bariatrik dilakukan ketika diet dan olahraga tidak berhasil atau ketika memiliki masalah kesehatan yang serius karena berat badan.
Bedah yang melibatkan perubahan pada sistem pencernaan, untuk membantu Anda menurunkan berat badan.
“Sementara operasi bariatrik dapat menawarkan banyak manfaat, semua bentuk operasi penurunan berat badan adalah prosedur dapat menimbulkan risiko dan efek samping yang serius. Juga, harus membuat perubahan sehat permanen pada diet dan berolahraga secara teratur, memastikan keberhasilan operasi bariatrik jangka panjang,” keterangan Mayoclinic dikutip Minggu (17/7/2022)
Sementara untuk risiko yang timbul bisa saja timbul pascabedah, dijelaskan ada dua yaitu jangka pendek dan panjang. Melansir dari website P2PTM untuk di Indonesia, memang metode bedah bariatrik ini masih sangat jarang dipakai. Padahal di negara Filipina, bariatric and metabolic surgery sudah diperkenalkan di negara itu 8 tahun yang lalu.
Saat ini sudah sangat populer dan banyak memakainya untuk melawan obesitas. Kemudian dikatakan ahli bedah invasif minimal dan laparoskopik lanjutan di St. Luke’s Medical Center, Filipina, Dr. Jonathan D. Adora, M.D menjelaskan bahwa bedah bariatrik pertama kali dilakukan di St. Luke’s Medical Center untuk pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 50. (lna)

Leave a Reply