
JoSS, JAKARTA – Operator seluler Telkomsel mematikan jaringan 3G di 143 kota dan kabupaten di Indonesia per 20 Juli 2022. Daerah yang mengalami suntik mati 3G dan diupgrade menjadi 4G ini meliputi wilayah Maluku, Papua, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Jawa, dan Sumatera.
Beberapa kota besar yang menjadi sasaran program suntik mati ini adalah Bekasi, Depok, Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Semarang.
Program yang telah berlangsung sejak Maret ini direncanakan dapat rampung selama 2022 demi mewujudkan pemerataan dan akselerasi layanan 4G/LTE Telkomsel.
Sebagai informasi, program upgrade 3G ke 4G akan membuat jaringan internet di ponsel langsung turun ke 2G jika jaringan 4G nya kurang baik. Sebelumnya jaringan 4G akan lebih dulu turun ke 3G.
Telkomsel sendiri merupakan operator seluler dengan pengguna terbesar di Indonesia. Data dari Counterpoint Research, Telkomsel memiliki 48 persen dari total pengguna operator seluler pada kuartal pertama 2022; 68 persen dari total 174,5 juta pengguna Telkomsel ini adalah pelanggan paket data.
Selain kualitas jaringan yang kurang baik dibandingkan dengan 4G, pengguna ponsel 3G pun sudah sangat sedikit. Menurut Counterpoint Research, pengguna perangkat 3G hanya berada di angka 2 persen.
VP Corporate Communications Telkomsel Saki H. Bramono, dalam keterangan tertulisnya, menyebut program ini sudah melalui tahap sosialisasi.
“Program upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE dilakukan secara berkala dengan tetap mengedepankan kenyamanan pelanggan,” ucapnya, dalam keterangan tertulisnya.
“Demi menjamin kenyamanan pelanggan dan kualitas konektivitas yang lebih baik, kami terus melakukan sosialisasi melalui berbagai channel ke pelanggan untuk segera melakukan pergantian kartu ke USIM 4G dan mulai menggunakan perangkat yang mendukung 4G,” tutur dia.
“Salah satunya adalah dengan langsung menghubungi ke pelanggan yang belum melakukan migrasi ke 4G baik dari sisi device maupun simcard melalui layanan Robocall,” lanjut keterangan itu.
Manager Relations PT Telkomsel Kurnia Purwanto menyatakan program ini tak dilakukan mendadak dan sudah melalui tahap sosialisasi.
Ragam bentuk sosialisasinya, kata dia, adalah dengan menyebarkan informasi soal program suntik mati 3G di situs resmi hingga menelpon langsung ke pelanggan.
“Demi menjamin kenyamanan pelanggan dan kualitas konektivitas yang lebih baik, kami terus melakukan sosialisasi melalui berbagai channel ke pelanggan untuk segera melakukan pergantian kartu ke USIM 4G dan mulai menggunakan perangkat yang mendukung 4G,” tutur dia.
“Salah satunya adalah dengan langsung menghubungi ke pelanggan yang belum melakukan migrasi ke 4G baik dari sisi device maupun simcard melalui layanan Robocall,” lanjut pria yang akrab dipanggil Ipung ini.
Sosialisasi dilakukan secara intensif kepada pelanggan yang berada di target wilayah “yang akan dilakukan peningkatan atau pengalihan jaringan 3G ke 4G/LTE di 86 kota/kabupaten selama Juni ini.” (lna)

Leave a Reply