
CAMILAN khas suatu daerah dipengaruhi oleh tradisi resep turun temurun yang diwariskan oleh leluhur dan dipertahankan hingga kini. Di Kota Pekalongan contohnya, perjumpaan masyarakat Pekalongan dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu dan Jepang pada zaman lampau telah mewarnai budaya termasuk kuliner.
Beberapa menu kuliner khas Kota Batik ini yang telah banyak dikenal yakni Nasi Megono dan Pindang Tetel. Namun tak hanya itu, Kota pekalongan juga memiliki aneka camilan dengan nama unik yang membuat penasaran. Berikut JoSS.co.id rangkum dari berbagai sumber:
- Glundung
Camilan ini merupakan olahan jajan yang memiliki bahan baku berupa ketela pohon. Olahan ini dilengkapi dengan gula aren sebagai isinya. Diberi nama glundung karena bentuknya yang bulat seperti bola yang dapat digelindingkan oleh karena itu jajanan ini diberi nama glundung.
- Ongol-Ongol
Ongol-ongol terbuat dari bahan dasar tepung sagu yang kemudian dicampurkan dengan gula merah atau gula jawa sebagai pelengkapnya. Dengan dicampur gula merah atau gula Jawa sebagai pelengkap, ongol-ongol memberikan rasa manis dan gurih yang dapat membuat pengunjung ketagihan untuk menyantapnya.
- Kue Lumpang
Kuliner khas Pekalongan selanjutnya yang wajib untuk dinikmati adalah kue lumpang. Kue lumpang sebenarnya lebih tepat disebut makanan ringan atau camilan khas Pekalongan. Kue lumpang merupakan olahan kue yang menggunakan areh atau jenis santan kelapa yang dimasak hingga mengental.
Setelah itu, olahan ini akan ditambahkan dengan daun bawang yang ditaburkan sedikit pada bagian atas kue. Rasa dari olahan khas Pekalongan yang satu ini dominan dengan rasa gurih yang didapatkan dari areh atau santan kelapa. Olahan makanan ringan ini bisa cocok untuk anda yang menyukai jajajan tradisional.
- Apem Kesesi
Kuliner khas Pekalongan selanjutnya yakni apem kesesi. Apem kesesi ini terbuat dari bahan kombinasi antara tepung beras dan juga gula aren.
Biasanya, olahan apem ini diletakkan diatas daun pisang yang akan menjadi dasarannya. Pinggir dari kue apem kesesi ini akan dibuat tipis dan pipih dengan warna coklat yang berasal dari gula aren. Apem kesesi biasa dijadikan sebagai oleh-oleh atau buah tangan oleh wisatawan.
- Iwel-Iwel
Iwel-iwel atau biasa disebut poci merupakan salah satu macam dari kuliner khas Pekalongan. Iwel-iwel memiliki bentuk menyerupai limas dan terbungkus rapi dalam daun pisang. Iwel-iwel ini berbahan dasar beras ketan, yang pada bagian dalamnya diisi dengan serundeng.
- Growol
Kuliner khas Pekalongan selanjutnya yang menarik untuk coba ketika berkunjung ke kota Pekalongan adalah growol. Bahan dasar dari growol ini adalah singkong. Growol juga seringkali dijadikan sebagai makanan alternatif pengganti nasi oleh masyarakat lokal Pekalongan.
- Keripik Tahu
Keripik tahu adalah salah satu jenis kuliner khas Pekalongan. Makanan khas yang satu ini merupakan makanan terfavorit yang terbuat dari bahan dasar tahu yang telah dibumbui dengan bumbu khusus dan digoreng terlebih dahulu hingga tahu terasa renyah.
- Srinthil
Srinthil hampir mirip dengan Ongol-ongol yakni sama-sama memiliki tekstur yang kenyal, gurih, serta manis karena terdapat campuran gula merah dalam makanan ini. Perbedaan antara srinthil dan ongol-ongol terletak pada bentuknya. Srinthil lebih cenderung memiliki bintik-bintik yang disebabkan oleh tepung yang menjadi bahan dasar pembuatan makanan yang satu ini. (lna)

Leave a Reply