JoSS, SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar “Rektor Cup National Cross Country MTB Competition UNS #1”.
Kegiatan Ini merupakan kompetisi sepeda gunung tingkat nasional yang berlangsung selama dua hari pada 18-19 Juni 2022. Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian dari acara Dies Natalis ke-46 UNS Surakarta.
Mahasiswa UNS turut ambil bagian dalam gelaran ini. Mereka yang mengoordinasikan kompetisi sepeda gunung ini tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam (PMPA) Ajusta Brata Fakultas Teknik (FT) UNS.
PMPA Ajusta Brata berkoordinasi juga dengan Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI). Kompetisi ini diselenggarakan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo UNS, Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Diketahui bahwa kompetisi ini terdiri dari beberapa kategori. Pertama, kategori Men Junior yang diikuti oleh peserta berusia 17-18 tahun. Kedua, kategori Mahasiswa Putra yang diikuti oleh peserta berusia 17-22 tahun.
Ketiga, kategori Men Open dengan peserta berusia 19-43 tahun. Keempat, kategori Master A dengan peserta berusia 35-45 tahun. Kelima, kategori Master B dimana para pesertanya berusia 46 tahun ke atas. Terakhir, Kategori Exibition 60UP.
Sebanyak lebih dari 100 peserta mengikuti kompetisi ini. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Yogyakarta.
Kompetisi sepeda gunung tingkat nasional turut mengundang Kepala Polisi Resor (Kapolres) Karanganyar yang diwakili Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Karanganyar, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Nawangsih Retno Waruju, Komando Rayon Militer (Koramil) Karanganyar dan Lurah di sekitar KHDTK Alas Bromo.
Acara dibuka Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Prof. Kuncoro Diharjo mengatakan bahwa kawasan KHDTK Alas Bromo seluas 126 Ha telah dikelola oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) KHDTK Alas Bromo sejak 2018.
KHDTK Alas Bromo mempunyai potensi untuk acara yang sangat besar salah satunya adalah kompetisi National Cross Country MTB Competition UNS #1.
“Sebelumnya juga, di kawasan ini telah diselenggarakan festival reog dalam rangka melestarikan budaya sekaligus menyelamatkan aset bangsa dari klaim pihak lain. Selain itu, kawasan ini juga sangat cocok untuk kegiatan off road yang memiliki beberapa jalur cukup menantang,” terang Prof. Kuncoro, dilansir dari uns.ac.id.
Bahkan, Prof. Kuncoro menyampaikan bahwa komunitas motor trail pun sering melakukan latihan dikawasan ini. Begitu juga dari Badan Koordinator Pelaksana (Bakorlak) Tanggap Bencana yang juga berencana akan menyelenggarakan Diklat untuk kegiatan tanggap bencana.
Acara ini nantinya diikuti peserta dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari seluruh Jawa, Bali dan juga secara nasional. Prof. Kuncoro Diharjo menyampaikan bahwa kompetisi sepeda gunung diselenggarakan dalam rangka mempromosikan KHDTK Alas Bromo kepada masyarakat luas agar lebih dikenal. Tujuannya terkait peningkatan pengunjung di kawasan ini.
“Peraihan juara harus dicapai. Namun demikian, faktor keselamatan harus lebih diutamakan sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” pesan Prof. Kuncoro. (lna)

Leave a Reply