
BARU-baru ini seorang calon Bintara berprestasi bernama Fahri gagal masuk kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan Fahri gagal karena mengidap kondisi buta warna parsial. Hal itu diungkapkan dalam konferensi pers pada Senin (30/5/2022). Sontak, kondisi buta warna parsial menjadi perbincangan hangat.
Buta warna merupakan gangguan penglihatan. Penderitanya akan kesulitan membedakan warna pada suatu obyek. Buta warna dapat dibedakan menjadi dua, yakni buta warna total dan buta warna parsial.
Mengutip dari Ciputra Hospital, buta warna parsial merupakan kondisi saat seseorang tidak bisa membedakan corak warna. Seperti warna merah dengan hijau atau biru dengan kuning. Sedangkan buta warna total adalah kondisi saat tidak bisa mengenali warna selain hitam dan putih.
Mendeteksi gangguan buta warna dapat dilakukan oleh dokter spesialis mata. Dokter akan melakukan tes penglihatan melalui tes buta warna. Dalam tes tersebut, pasien akan dihadapkan pada kartu dengan titik-titik berwarna dengan ukuran beragam yang membentuk pola tertentu.
Mata normal akan mengenali pola yang ada pada kartu tersebut. Namun, tidak dengan buta warna total dan parsial.
Mengutip dari kompas.com, dokter Spesialis Mata dari Rumah Sakit Mata JEC dr Florence Meilani Manurung mengatakan, buta warna bisa disebabkan dari penyakit, cidera, atau faktor genetik.
“Buta warna bisa diturunkan dan juga bisa terjadi karena cedera di mata,” ujarnya.
Biasanya gangguan buta warna akan terjadi sejak lahir. Tapi ada pendertia yang terlahir dengan mata normal lalu mengalami buta warna setelah ada kelainan pada saraf mata.
Meilani mengungkapkan, gangguan buta warna tidak bisa disembuhkan. Penderita buta warna akan mengalami gangguan penghiltan terhadap warna seumur hidupnya. Hingga kini, belum ada obat yang bisa dikonsumsi untuk menyembuhkan gangguan buta warna.
Maka untuk mengantisipasi atau mengatasi buta warna, bisa dilakukan dengan beberapa cara. Cara pertama, penderita bisa menggunakan kacamata atau lensa kontak buta warna. Meilani menjelaskan lensa kontak dan kacamata buta warna dirancang dengan filter berwarna yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan penglihatan.
Selain menggunakan alat tersebut, penderita bisa beradaptasi dengan mengingat, menandakan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari.(jade)

Leave a Reply