
BERWISATA ke luar angkasa bahkan menginap nantinya bakal menjadi kenyataan. Tak lama lagi, akan ada hotel luar angkasa yang rencananya mulai dioperasikan pada 2025.
Sebuah perusahaan asal California, Orbital Assembly Corporation, tidak hanya memiliki satu tetapi dua hotel luar angkasa.
Hotel yang pertama direncanakan dapat berdiri dan berjalan pada awal tahun 2025. Disebut Pioneer Station, hotel pertama Orbital Assembly akan mampu menampung hingga 28 tamu.
“Ini akan terdiri dari lima pod, diatur dalam cincin yang terus berputar sehingga hotel memiliki tingkat gravitasi yang relatif normal di dalamnya,” demikian penjelasan Orbital Assembly, seperti dilansir dari tempo.co.
Proyek kedua disebut Voyager Station dan akan jauh lebih besar dari Pioneer. Dengan rangkaian suite mewah yang lebih banyak, pilihan santapan mewah dan area bola basket/trampolin bagi orang-orang untuk bermain-main di gravitasi rendah. Voyager direncanakan dapat menampung 400 tamu.
Orbital Assembly telah mengumpulkan beberapa tender proyek. Jika semua ini terlihat sangat menarik, kabar baiknya adalah semua hal ini bisa terwujud dalam waktu dekat. Orbital Assembly ingin agar hotel luar angkasa Pioneer Station beroperasi pada tahun 2025 – hanya tiga tahun lagi.
Sebelumnya pada Februari lalu, Virgin Galactic, perusahaan milik miliarder Richard Branson menjual tiket untuk wisata luar angkasa bagi para masyarakat umum.
“Kami berencana untuk menggaet 1.000 pelanggan untuk memulai perjalanan luar angkasa bagi komersil tahun ini,” kata CEO Virgin Galactic Michael Colglazier dalam pernyataannya, pertengahan Februari lalu.
Reservasi perjalanan ke luar angkasa bagi komersil itu akan termasuk dengan akses ke “Komunitas Astronot Masa Depan” milik Virgin Galactic yang menyediakan para anggotanya akses menuju acara ke luar angkasa, perjalanan ke luar angkasa serta aktivitas persiapan ke luar angkasa sebelum masyarakat sipil akhirnya menjalani perjalanan mereka.
Tiket wisata ke luar angkasa itu dijual senilai US$ 450 ribu (Rp 6,4 miliar) dengan pembayaran deposit sebesar US$ 150 ribu (Rp 2,1 miliar).
Keputusan menjual tiket wisata ke luar angkasa di 2022 oleh Virgin Galactic nampaknya berdampak baik pada kondisi saham perusahaan tersebut. Sejak diumumkan, terdapat kenaikan sebanyak 10 persen pada saham Virgin Galactic.
Selain Virgin Galactic, perusahaan lainnya seperti SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos berupaya menghadirkan wisata luar angkasa menjadi nyata. Beberapa bahkan telah menggaet masyarakat sipil untuk ikut berpartisipasi dalam beberapa misi luar angkasa mereka. (lna)

Leave a Reply