Diundang ke Gedung Putih BTS Tidak Menyanyi, Tapi Kampanye Tolak Rasisme Anti-Asia    

Diundang ke Gedung Putih BTS Tidak Menyanyi, Tapi Kampanye Tolak Rasisme Anti-Asia
ilustrasi anti racism (Desygner)

JoSS, WASHINGTON, DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengundang grup K-Pop BTS ke Gedung Putih. Kehadiran Kim Nam Joon dan kawan-kawannya ini bukan untuk menyanyi, namun berdiskusi terkait isu-isu rasisme anti-Asia.

Dalam sambutannya, Biden berterima kasih pada BTS sebab sudah berkampanye melawan isu rasisme dan diskriminasi terhadap orang-orang Asia. Biden mengunggah percakapannya dengan BTS ke akun resmi instagrammnya @potus, Rabu (1/6).

Dilansir dari CNNIndonesia, tampak dalam video yang diunggah, Biden menyambut ramah kehadiran tujuh anggota BTS.

“Kebencian selalu bersembunyi. Ketika orang baik membicarakannya, dan mengatakan betapa buruknya kebencian, [perasaan benci] itu [akan] menurun, jadi terima kasih,” ujar Biden.

Ia pun menyebut beberapa waktu terakhir di Amerika merupakan bulan penting sebab banyak penduduk keturunan Asia-Amerika yang menjadi sasaran diskriminasi dan kebencian.

Tak hanya itu, Biden mengungkap betapa orang-orang sekitar memperhatikan tindakan anggota BTS.
“Apa yang Anda lakukan untuk semua orang sangat baik,” ungkapnya. “Bukan hanya bakat kalian, ini soal pesan yang kalian sampaikan. Itu yang penting,” tegasnya.

Sementara, menanggapi pujian itu, pemimpin grup pelantun Dynamite, Kim Nam Joon mengapresiasi keputusan Biden untuk menandatangani pakta Covid-19 Hate Crimes menjadi undang-undang resmi.

“Jadi kami hanya ingin sedikit membantu dan kami sangat menghargai Gedung Putih, dan upaya pemerintah [AS] mencari solusi,” ujar Kim Nam Joon.

Sebelumnya, BTS mengunjungi Gedung Putih untuk bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Selasa (31/5) kemarin. Dalam pertemuan itu, BTS tidak menyanyikan satu lagu pun tetapi membawa pesan melawan rasisme anti-Asia.

Ketujuh member BTS mengenakan setelan hitam dengan dasi gelap saat mengunjungi Gedung Putih. BTS sendiri memakai setelan jas single breasted berwarna hitam yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi hitam polos. Mereka bergaya klasik namun elegan dan formal.

Jas dengan potongan sleek dan pas badan ini dipadukan dengan celana panjang slim fit dan juga sepatu hitam yang senada.

BTS seringkali memakai jas dari berbagai rumah mode mewah dunia, salah satunya Louis Vuitton. Namun dalam kesempatan kali ini memilih jas buatan brand lokal Korea Selatan, Tailor Able.

“Tidak salah menjadi berbeda. Saya pikir kesetaraan dimulai ketika kita terbuka dengan perbedaan dan merangkul semua perbedaan kita,” ujar anggota BTS, Suga. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*