
JoSS, JOGJA – KRL Yogyakarta-Solo akan kembali dioperasikan 24 perjalanan per hari, jumlah ini berkurang dari sebelumnya yang mencapai 30 perjalanan per hari.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan kebijakan ini terhitung sejak Senin (9/5) sampai Jumat (13/5) seiring dengan berakhirnya libur Lebaran dan menurunnya jumlah penumpang.
“Dari sebelumnya 30 perjalanan sehari, maka pada pekan ini kami akan menjalankan 24 perjalanan setiap hari,” katanya dalam keterangan tertulisnKRLya, Senin (9/6/2022).
Jumlah perjalanan KRL Yogyakarta-Solo pada pekan ini masih lebih banyak dibanding jadwal perjalanan sebelum masa libur Lebaran yaitu 20 kali perjalanan per hari.
Pada hari terakhir libur Lebaran, Minggu (8/5), volume penumpang yang memanfaatkan KRL Yogyakarta-Solo hingga pukul 19.00 WIB tercatat sebanyak 14.450 orang atau mengalami penurunan sekitar 20 persen dibanding periode yang sama pada Sabtu (7/5) sebanyak 18.080 penumpang.
Penurunan volume penumpang juga terlihat dari data di Stasiun Yogyakarta yaitu sekitar 29 persen dari sebelumnya 6.530 penumpang pada Sabtu (7/5) hingga pukul 19.00 WIB menjadi 4.658 penumpang pada Minggu (8/5).
Kondisi serupa juga terlihat di Stasiun Solo Balapan meskipun penurunannya tidak signifikan yaitu sembilan persen menjadi 3.547 penumpang.
Sementara itu, total volume penumpang pada Sabtu (7/5) dari 30 perjalanan KRL Yogyakarta-Solo tercatat sebanyak 21.483 orang.
Selama masa Angkutan Lebaran pada 22 April-7 Mei, total volume penumpang KRL Yogyakarta-Solo tercatat sebanyak 196.195 penumpang atau rata-rata 12.262 penumpang per hari.
Sedangkan untuk kereta lokal Prambanan Ekspres, jumlah pengguna pada Minggu (8/5) hingga pukul 19.00 WIB tercatat sebanyak 2.521 penumpang.
Jumlah penumpang terbanyak diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta dengan 1.158 penumpang. Sedangkan untuk beberapa stasiun lain seperti Kutoarjo dan Jenar, masing-masing 997 penumpang dan 231 penumpang.
Sementara itu, Sebanyak 21.310 penumpang kereta api (KA) berangkat dari Daop VI Yogyakarta pada 7 Mei 2022 selama arus balik Lebaran tahun ini.
Manager Humas KAI Daop VI Yogyakarta Supriyanto melalui keterangan tertulisnya di Solo, Minggu mengatakan hari ini menjadi puncak arus balik.
Meski demikian, berdasarkan data peningkatan jumlah penumpang berangkat mulai terlihat tinggi sejak 5 Mei 2022, yakni sebanyak 20.489 penumpang dan 6 Mei meningkat menjadi 20.769 penumpang.
Pihaknya mencatat jika melihat pemesanan tiket pada masa angkutan Lebaran, yakni dari 22 April-13 Mei 2022 jumlah penumpang naik sebanyak 283.639 penumpang. “Angka ini tercapai 99 persen dari program penumpang sebanyak 282.926 penumpang. Namun kalau melihat data sementara penumpang naik tertinggi pada 7 Mei 2022 sebanyak 21.310 penumpang,” katanya.
Sebelumnya, untuk puncak kedatangan penumpang kereta api di Daop VI Yogyakarta terjadi pada tanggal 4 Mei, yakni sebanyak 22.400 penumpang datang.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang turun di wilayah Daop VI sebanyak 301.483 orang. Sementara itu, menyusul tingginya permintaan perjalanan dari masyarakat dilakukan penambahan perjalanan untuk KA Bogowonto, mulai 4-9 Mei 2022. (lna)

Leave a Reply