Menjadi Mahasiswa yang Berguna Bagi Masyarakat, Misalnya Membuat Kompos

Kompos
ilustrasi sampah menjadi kompos (Desygner)
Catur Rohayati, Mahasiswi FE Manajemen UNWAHAS Semarang

SERINGKALI masyarakat mengartikan mahasiswa adalah pelajar yang sangat pintar dan sebagian disegani juga oleh mereka. Seperti halnya masyarakat di desa, para tetangga pasti akan  menganggap bahwa kita sangat hebat dengan menuntut ilmu sampai ke jenjang sarjana. Maka dari itu kita sebagai mahasiswa juga dapat menunjukkannya bahwa kita bisa berguna bukan hanya di kampus melainkan juga dimasyarakat.

Bagaimanakah caranya?

Sudah tidak asing lagi dengan istilah desa. Di dalamnya masih banyak penduduk yang bekerja di ladang dan sawah. Maka dari itu, marilah kita mulai menjadi mahasiswa yang berguna dengan cara membuat inovasi atau kegiatan di masyarakat yang dapat bermanfaat. Seperti halnya membuat kompos untuk kebutuhan tanaman. Bahan pembuatannya yaitu siapkan dedaunan seperti daun jati atau daun yang lain (daun yang kering) dan juga kita bisa menfaatkan nasi basi sebagai decomposer, air satu ember, karung dan tali rafia.

Langkah nya :

  • Daun kering ditumbuk yang halus.
  • Setelah daun menjadi halus, nasi basi dicampurkan ke daun.
  • Kemudian diberi air satu ember.
  • Setelah diaduk merata, bahan dimasukan ke karung dan diberi tali.
  • Tunggu hingga 10 sampai 14 hari agar mikroorganisme didalam karung bekerja dengan baik.

 

Cara tersebut bisa kita terapkan ke masyarakat paling tidak ke tetangga terlebih dulu, manfaat lain yang kita peroleh adalah mempererat tali silaturahmi antar tetangga dan dengan menggunakan kompos organik ini akan ramah lingkungan.

Kemudian juga kita bisa memberikan edukasi tentang pengetahuan cara bertanam dengan baik kepada masyarakat, seperti halnya menanam cabai, kangkung, dan sayuran lain yang biasa di konsumsi oleh kita.

Misalnya menanam cabai juga bisa diterapkan di aqua gelas.

Langkah nya :

  • Ambil cabai yang sudah matang.
  • Cuci bersih cabai, atau benih cabai yang dibeli di toko
  • Kumpulkan aqua gelas bekas
  • Lubangi dibagian bawah aqua agar air dapat keluar dari sela sela tanah.
  • Pilihlah tanah yang tidak terlalu padat.
  • Campurkan kompos dan tanah.
  • Tanamkan benih jangan terlalu dalam dan jangan terlalu berada di atas
  • Siram dengan air, jika sdh tumbuh kecambah lalu diberi pupuk cair NPK.
  • Jika sudah tumbuh maka pndahkan ke tanah yang sudah disiapkan.

Itulah cara agar dapat bermanfaat dilingkungan masyarakat. Tidak lupa memberikan edukasi tentang hama pada tanaman agar mereka tau kapan mmberikan obat hamapada tanaman mereka.

Penulis: Catur Rohayati, Mahasiswi FE Manajemen UNWAHAS Semarang

Disclaimer: Tulisan ini sepenuhnya menjadi penanggungjawab penulis, di luar kewenangan redaksi JoSS.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*