
JoSS, SEMARANG – Festival Makanan Pulang Semarang yang digelar mulai 2–8 Mei 2022 di Metro Point Parking Space Kawasan Kota Lama Semarang, disambut antusias masyarakat baik dari Semarang maupun luar kota. Lebih dari 5.000 pengunjung berburu stan kuliner tradisional.
Setelah bosan menyantap ketupat opor dan sambal goreng masyarakat akan mencari kuliner lain khas Semarang. Sambil menghabiskan waktu berlibur bersama keluarga, Anda dapat mengunjungi Festival kuliner ini digelar mulai 2–8 Mei 2022 di Metro Point Parking Space Kawasan Kota Lama Semarang.

Penyelenggara Acara Festival Makanan Pulang Semarang, Firdaus mengungkapkan Komunitas Kuliner Semarang tahun ini kembali menggelar Festival Makanan Pulang Semarang setelah vakum dua periode yakni tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Dia menambahkan, Festival Makanan Pulang Semarang ini telah diselenggarakan setiap tahunnya sejak 2015-2019.
Ada 50 stan kuliner yang menyajikan berbagai menu yang mayoritas menu tradisional untuk melepas kangen dengan makanan khas. Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini ramai dikunjungi masyarakat.
“Sebanyak 50 stan menyajikan tradisional, kekinian, dan oleh-oleh dapat dipilih serta dinikmati masyarakat. Menu tradisional ada tahu gimbal, nasi goreng babat, roti ganjel rel, gudeg dan mendoan Purwokerto,” jelasnya kepada JoSS.co.id, Jumat (6/5/2022).
Firdaus menambahkan Festival Makanan Pulang Semarang ini digelar mulai pukul 10.00–22.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati menu tradisional dengan suasana yang berbeda karena berada di Kawasan wisata Kota Lama Semarang.
Selain itu, pengunjung akan dimanjakan dengan hiburan live music akustik setiap hari dari komunitas institut musik jalanan. Selain itu, ada lomba makan juga yang bisa diikuti oleh pengunjung.
Dia menambahkan, Festival Makanan Pulang Semarang ini diselenggarakan pada pekan Idulfitri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Semarang yang bosan makanan Lebaran dan juga menyasar pemudik yang rindu kembali menikmati menu tradisional.

Lebih lanjut Firdaus menambahkan, untuk harga menu setiap porsinya cukup terjangkau, yakni di kisaran Rp20.000- Rp50.000 an. “Harga makanan cukup terjangkau, dengan kisaran harga Rp20.000 – Rp50.000 setiap porsinya, semua hga tertera di masing-masing tenan, sehingga masyarakat tidak perlu was-was,” jelasnya.
Firdaus menyebutkan antusias masyarakat sangat luar biasa, estimasi jumlah pengunjung setiap harinya lebih dari 5.000 pengunjung. (lna)

Leave a Reply