JoSS, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan program angkutan sepeda motor gratis (motis) untuk periode arus balik pada 5-9 Mei 2022. Program motis ini dilaksanakan oleh PT KAI dan PT Pelni..
Manajer Public Relations and CSR PT KAI, Adjeng Putri Adhatu menyebut hingga 3 Mei, kuota angkutan motis masih tersedia sebanyak 3.181 dari 9.280 kuota awal yang disediakan. Program tersebut melayani berbagai rute perjalanan pulang pergi (PP) dan tersedia di dua jalur yakni lintas utara dan selatan dengan 11 stasiun pelayanan.
Kesebelas stasiun pelayanan tersebut meliputi Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kroya, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Semarang Tawang.
Melalui Instagram @kalogistics, pemudik dapat mendaftarkan kendaraan bermotornya melalui http://bit.ly/motis2022 atau mengunjungi stasiun yang melayani program tersebut.
Selama proses pengiriman, peserta dapat melacak pengiriman sepeda motornya melalui aplikasi KAI access maupun situs kalogistics.co.id dengan memasukkan nomor resi pengiriman atau bukti tanda terima (BTT) peserta Motis. Sedangkan untuk mengambil kendaraan bermotornya, peserta cukup menunjukkan dokumen asli berupa KTP, STNK, dan BTT kepada petugas.
Sementara itu PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni masih membuka program mudik gratis sepeda motor bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi secara teknis maupun dokumen peserta mudik gratis.
Adapun, program yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini akan mengerahkan KM Dobonsolo dan KM Ciremai untuk melayani rute arus balik Surabaya-Semarang-Jakarta. Keberangkatan dijadwalkan pada Senin (9/5/2022) dan Rabu (11/5/2022).
“Untuk melihat kuota yang tersedia dan juga mendaftar program tersebut, calon peserta program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut dapat mengakses website mudikgratis.dephub.go.id,” jelas Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taupik, dikutip dari siaran pers, Rabu (4/5/2022).
Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipatuhi untuk mengikuti program arus balik gratis sepeda motor dari Pelni:
1. Memiliki STNK dan SIM yang sah;
2. Kondisi motor layak jalan;
3. Tidak boleh ada modifikasi/aksesoris tambahan pada kendaraan yang dapat mengganggu proses lashing (pengikatan kendaraan pada kapal);
4. Harus ada penyangga/standar tengah (standar dua);
5. Harus dilengkapi dengan pegangan belakang;
6. Ukuran roda dan ban standar atau sesuai spesifikasi pabrik;
7. Tidak diperbolehkan adanya box samping kiri, kanan, maupun belakang;
8. Jumlah helm harus sesuai jumlah penumpang;
9. Bensin sepeda motor pada saat diangkut harus dalam keadaan maksimal 1 (satu) liter/motor;
10. Kunci motor dapat dititipkan kepada petugas/panitia pelaksana. Adapun, jadwal keberangkatan pertama pada Senin (9/5/2022) yakni dari Pelabuhan Tg. Perak Surabaya menggunakan KM Ciremai.
Hingga saat ini, KM Ciremai masih memiliki ruang bagi 528 unit motor dan 874 pemudik. Untuk keberangkatan kedua dengan KM Dobonsolo, akan dijadwalkan berlayar dari Pelabuhan Tg. Perak Surabaya, Rabu (11/5/2022).
Perusahaan mencatat kuota untuk KM Dobonsolo masih tersedia bagi 930 unit motor dan 1.830 pemudik. KM Dobonsolo dan KM Ciremai mampu mengangkut hingga 2.500 pemudik dan 1.250 unit motor dan hingga saat ini kuota di kedua kapal tersebut masih tersedia. (lna)

Leave a Reply