KB Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting, Mari Ketahui Apa Itu Stunting

KB Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting, Mari Ketahui Apa Itu Stunting
Ilustrasi anak (Desygner)

JoSS, JAKARTA – Menurut data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ada 21,9 juta keluarga di Indonesia teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting. Oleh karenanya Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Lestari Moerdijat menekankan pentingnya kerja sama antara pemangku kepentingan guna mempercepat upaya pencegahan dan penanggulan kasus stunting di Indonesia. Hal itu ia ungkapkan dalam keterangannya yang dilansir detik.com pada Minggu (29/5/2022).

Senada dengan itu, BKKBN akan terus melakukan upaya menurunkan angka stunting dengan pelayanan Keluarga Berencana (KB). Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Adusti menyebutkan bahwa Hari Keluarga Nasional (Harganas) akan menjadi ajang konsolidasi serta koordinasi tim percepatan penurunan stunting di kabupaten, kota, dan provinsi.

Melansir dari World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan tumbuh kembang yang dialami anak. Hal tersebut diakibatkan infeksi berulang, gizi buruk, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.

Melihat tumbuh kembang si kecil merupakan hal yang membahagiakan bagi orang tua. Namun, akan menjadi tanda tanya besar ketika tumbuh kembangnya tidak seperti normal. Tumbuh kembang anak bisa dilihat dari pertambahan badan dan tinggi badan.

Anak-anak mengalami stunting jika kondisi penambahan tinggi badan pada usia pertumbuhan terbilang lambat. Gangguan pertumbuhan menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang anak seumurannya. Penyebabnya utamanya bisa dari kekurangan gizi.

Dimuat dalam Our World in Data, stunting terjadi saat anak tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Beberapa faktor penyebabnya seperti pola makan yang buruk, ibu kurang gizi saat mengandung, serta diperparah juga oleh penyakit.

Saat anak berjuang melawan penyakit, kebutuhan nutrisinya seringkali lebih tinggi. Nutrisi ini juga dibutuhkan untuk proses pertumbahan. Karena tubuh melawan penyakit dengan membutuhkan nutrisi, maka nutrisi akan terkuras untuk membunuh penyebab penyakit tersebut.

Oleh karena itu, kondisi kesehatan dan gizi ibu harus dipastikan selama masa kehamilan. Selain itu, menjadikan anak yang sehat membutuhkan asupan makanan yang cukup dan bergizi. Pun juga memiliki fasilitas air bersih dan sanitasi untuk mencegah penyakit dan infeksi.(jade)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*