Kakorlantas: Tak perlu Menunggu Di Pintu Tol, Sistem One Way Bisa Diterapkan 24 Jam  

Sistem One Way Bisa Diterapkan 24 Jam
GT Kalikangkung Tol Batang-Semarang arah Jakarta sudah dibuka normal sejak Minggu (01/05/2022) (Dok. Jasa Marga)

JoSS, SEMARANG – Kakorlantas Irjen Pol Firman Santyabudi memohon pengertian pengguna jalan tol yang terdampak sistem satu arah mulai dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang ke arah Jakarta. Dia mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu di pintu tol karena kebijakan one way bisa diterapkan 24 jam penuh.

Firman meminta masyarakat memanfaatkan di jalur non-tol untuk memanfaatkan waktu perjalanan pada sore hingga malam hari saat masyarakat lokal sudah mulai beristirahat.

Ia mengharapkan arus kendaraan berjalan lancar selama pemberlakuan satu arah sehingga bisa dimungkinkan relaksasi satu lajur.

Menurut dia, pemberlakuan sistem satu arah dari gerbang Tol Kalikangkung menuju arah Jakarta sudah sesuai jadwal. Pemberlakuan satu arah sendiri akan dilaksanakan mulai 6 hingga 8 Mei 2022.

“Tidak perlu menunggu di pintu tol, ‘one way’ (satu arah) bisa saja terus 24 jam,” katanya saat pembukaan sistem satu arah di gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jumat (6/5/2022).

Seperti diketahui, tiga menteri secara resmi membuka pemberlakuan sistem satu arah dari gerbang tol Kalikangkung Semarang menuju arah Jakarta sekitar pukul 13.57 WIB, Jumat (6/5/2022).

Pembukaan jalur satu arah ditandai pengibaran bendera oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perhubungan, Budi K Sumadi.

Sementara itu, guna melancarkan arus lalu-lintas, polisi memutuskan memperpanjang pemberlakuan sistem satu arah dari ruas tol dalam kota Semarang hingga gebang tol Kalikangkung, Jumat siang.

Direktur Lalu-lintas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Agus Suryonugroho mengatakan kendaraan mulai diarahkan masuk ke dua jalur dari arah Jatingaleh menuju simpang susun Krapyak hingga gerbang Kalikangkung.

Menurutnya, pemberlakuan sistem satu arah lokal di ruas tol dalam kota Semarang itu bertujuan untuk mengurangi kepadatan jumlah kendaraan pada arus balik ini. “Untuk mencairkan arus yang mengarah ke Kalikangkung maka kami tarik,” katanya.

Menurut dia, puncak arus balik yang melewati tol trans Jawa ini diperkirakan terjadi pada hari ini. “Wajar jika terjadi kepadatan, terutama di sekitar ‘rest area’,” tambahnya.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, rekayasa lalu lintas ini merupakan upaya untuk memberi keamanan bagi masyarakat yang mudik Lebaran. “Memberi keamanan bagi masyarakat, selamat sampai tujuan,” katanya.

Ia berharap arus balik Lebaran nantinya dapat berjalan baik. Ia menyampaikan terima kasih kepada Polri dan TNI, serta para pemangku kepentingan atas dukungan luar biasa yang diberikan.

Menteri Basuki mengharapkan kerja sama para pengendara dalam berperilaku di jalan raya. “Arus mudik berjalan baik, angka kecelakaan juga menurun,” katanya. Ia berharap arus balik ini membawa kenyamanan dan keselamatan. (lna)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*